Laman

Jumat, 12 Desember 2025

Menyusun Laporan Kegiatan dan Penelitian

Materi Pembelajaran 12

Pelajari terlebih dahulu Modul 11

I. Orientasi Modul

1. Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Memahami perbedaan mendasar antara laporan kegiatan dan laporan penelitian.
  • Mengidentifikasi dan menjelaskan komponen-komponen utama dalam struktur laporan kegiatan dan laporan penelitian secara sistematis.
  • Menganalisis data, informasi, atau hasil observasi secara kritis dan menyajikannya secara logis.
  • Menyusun kerangka, draf, dan laporan akhir kegiatan atau penelitian dengan bahasa yang baku, efektif, dan sesuai kaidah penulisan ilmiah.
  • Mengaplikasikan prinsip etika penulisan dalam menyajikan temuan dan menggunakan sumber referensi.

2. Rangkuman

Modul ini membahas dua jenis laporan formal yang esensial dalam dunia akademik dan profesional: Laporan Kegiatan dan Laporan Penelitian. Laporan Kegiatan berfokus pada pertanggungjawaban pelaksanaan suatu acara, program, atau proyek (misalnya, seminar, magang, atau pelatihan). Laporan Penelitian (seperti skripsi, tesis, atau artikel jurnal) adalah laporan ilmiah yang sistematis mengenai proses dan hasil penemuan yang dilakukan melalui metodologi tertentu. Kedua laporan ini memerlukan kejelasan, objektivitas, dan struktur yang teratur, mencakup pendahuluan, isi/pembahasan, dan penutup/kesimpulan, dengan penekanan pada penyajian data dan analisis yang kredibel.

3. Kata Kunci

Laporan Kegiatan, Laporan Penelitian, Struktur Laporan, Metodologi Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Abstrak, Pendahuluan, Kesimpulan, Daftar Pustaka, Etika Penulisan.

 

II. Struktur dan Isi Modul

A. Konsep Dasar Laporan

1. Definisi dan Fungsi Laporan

Laporan adalah bentuk komunikasi tertulis yang menyampaikan informasi, hasil observasi, atau temuan secara objektif dan sistematis.

  • Fungsi Utama: Dokumentasi, Akuntabilitas (pertanggungjawaban), Pengambilan Keputusan, dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan.

2. Perbedaan Laporan Kegiatan dan Laporan Penelitian

Aspek

Laporan Kegiatan

Laporan Penelitian

Fokus Utama

Pelaksanaan dan pencapaian target non-ilmiah (program, acara).

Penemuan dan pembuktian hipotesis/jawaban atas masalah ilmiah.

Tujuan

Pertanggungjawaban pelaksanaan program, evaluasi efisiensi.

Menjelaskan proses ilmiah, menganalisis data, dan menyajikan temuan baru.

Metodologi

Administrasi, observasi, survei kepuasan sederhana.

Metodologi ilmiah (kuantitatif, kualitatif, campuran) yang ketat.

Isi Inti

Realisasi Anggaran, Capaian Acara, Kendala dan Solusi.

Landasan Teori, Metode Penelitian, Hasil Uji Data, Diskusi Temuan.

 

B. Menyusun Laporan Kegiatan

Laporan kegiatan berorientasi pada proses dan hasil yang terukur dari suatu program.

1. Struktur Laporan Kegiatan

  1. Halaman Judul dan Lembar Pengesahan
  2. Kata Pengantar dan Daftar Isi
  3. Pendahuluan
    • Latar Belakang Kegiatan: Mengapa kegiatan dilaksanakan.
    • Dasar Hukum/Pedoman Pelaksanaan: Landasan formal.
    • Tujuan Kegiatan: Target yang ingin dicapai.
    • Sasaran Kegiatan: Pihak yang terlibat/terdampak.
  4. Pelaksanaan Kegiatan
    • Nama dan Jenis Kegiatan.
    • Waktu dan Tempat Pelaksanaan.
    • Peserta dan Panitia.
    • Rincian Program Acara (kronologi).
    • Anggaran Biaya (Rencana vs. Realisasi).
  5. Hasil dan Evaluasi Kegiatan
    • Capaian Target: Data yang menunjukkan keberhasilan/kegagalan.
    • Kendala dan Hambatan: Masalah yang dihadapi.
    • Saran dan Solusi: Rekomendasi perbaikan ke depan.
  6. Penutup
  7. Lampiran (Foto, Daftar Hadir, Materi, Dokumen Pendukung).

C. Menyusun Laporan Penelitian

Laporan penelitian adalah karya ilmiah yang harus mengikuti kaidah yang baku dan konsisten.

1. Komponen Utama Laporan Penelitian

a. Bagian Awal:

  • Sampul dan Halaman Judul: Identitas penelitian (judul, penulis, institusi).
  • Abstrak (dan Kata Kunci): Ringkasan padat mengenai tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Biasanya 200-300 kata.
  • Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar.

b. Bagian Isi (Bab):

  • BAB I. Pendahuluan
    • Latar Belakang: Menjelaskan masalah dan urgensi penelitian.
    • Rumusan Masalah: Pertanyaan spesifik yang akan dijawab.
    • Tujuan Penelitian: Apa yang ingin dicapai.
    • Manfaat Penelitian: Kontribusi bagi ilmu dan praktik.
  • BAB II. Kajian Pustaka/Landasan Teori
    • Tinjauan literatur: Konsep dan teori yang relevan (misalnya, definisi variabel, kerangka pikir).
    • Penelitian Terdahulu: Komparasi dengan studi sebelumnya.
    • Kerangka Konsep dan Hipotesis (jika ada).
  • BAB III. Metodologi Penelitian
    • Jenis/Desain Penelitian (misalnya, eksperimen, studi kasus, survei).
    • Populasi dan Sampel (Subjek Penelitian).
    • Definisi Operasional Variabel.
    • Teknik Pengumpulan Data (misalnya, kuesioner, wawancara, observasi).
    • Teknik Analisis Data (misalnya, statistik deskriptif, uji-t, analisis tematik).
  • BAB IV. Hasil dan Pembahasan
    • Hasil Penelitian: Presentasi data secara faktual (tabel, grafik, narasi).
    • Pembahasan (Diskusi): Interpretasi hasil. Mengapa hasil seperti itu? Hubungan hasil dengan teori di Bab II. Perbandingan dengan penelitian terdahulu.
  • BAB V. Kesimpulan dan Saran
    • Kesimpulan: Jawaban langsung atas Rumusan Masalah. Bukan ringkasan ulang Bab IV.
    • Saran: Implikasi hasil penelitian untuk praktik, kebijakan, dan penelitian selanjutnya.

c. Bagian Akhir:

  • Daftar Pustaka: Semua sumber yang dirujuk.
  • Lampiran: Instrumen penelitian, transkrip wawancara, perhitungan statistik, dll.

2. Etika Penulisan dan Pengutipan

  • Plagiarisme: Penjiplakan ide, data, atau teks orang lain tanpa atribusi. Harus dihindari.
  • Pengutipan: Menggunakan gaya sitasi yang konsisten (misalnya, APA, MLA, Harvard).
  • Parafrasa: Menyatakan ide orang lain dengan kata-kata sendiri sambil tetap mencantumkan sumber.
    • Contoh: (Smith, 2020) atau Smith (2020) berpendapat bahwa...

D. Teknik Penyajian Data dan Bahasa

1. Penyajian Data

Data harus disajikan secara jelas dan ringkas.

  • Tabel: Cocok untuk data numerik yang detail. Beri judul yang informatif di atas tabel.
  • Grafik/Gambar: Cocok untuk menunjukkan tren, perbandingan, atau ilustrasi. Beri keterangan yang informatif di bawah gambar.

2. Gaya Bahasa

  • Gunakan bahasa baku dan formal.
  • Hindari subyektivitas berlebihan (misalnya, "Saya merasa bahwa..."). Pertahankan objektivitas.
  • Gunakan kalimat yang efektif dan hemat kata.

 

III. Penutup Modul

Kesimpulan

Menyusun laporan, baik kegiatan maupun penelitian, adalah keterampilan krusial yang membutuhkan ketelitian, pemahaman struktur, dan ketaatan pada kaidah penulisan formal. Laporan kegiatan berfokus pada pertanggungjawaban program, sementara laporan penelitian berfokus pada kontribusi ilmiah melalui metodologi yang valid. Kedua laporan harus disajikan secara sistematis, objektif, dan didukung oleh data yang kredibel, serta mematuhi etika penulisan, terutama dalam hal pengutipan sumber. Penguasaan keterampilan ini memastikan informasi tersampaikan secara akurat dan tujuan dokumentasi serta pengembangan ilmu tercapai.

 

Daftar Pustaka

Jurnal Ilmiah (10 Sumber)

  1. Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik: Edisi Revisi. Jurnal Ilmu Pendidikan.
  2. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2020). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.
  3. Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1994). Competing paradigms in qualitative research. Handbook of Qualitative Research, 2(104-117).
  4. Haryono, J. (2021). Peran dan Fungsi Laporan Pertanggungjawaban Kegiatan dalam Audit Internal. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 18(2), 150-165.
  5. Kuntarto, E. (2018). Pentingnya Penggunaan Bahasa Baku dan Ejaan yang Disempurnakan dalam Penulisan Karya Ilmiah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 15(1), 45-58.
  6. Latief, M. A. (2017). Research Methods on Language Learning: An Introduction. Jurnal Pendidikan Bahasa, 6(1).
  7. Moleong, L. J. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jurnal Penelitian Pendidikan, 21(3).
  8. Prabowo, H. (2019). Etika dan Integritas Akademik dalam Pencegahan Plagiarisme. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 3(2), 101-115.
  9. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  10. Tirtarahardja, U., & La Sulo, S. L. (2016). Pengantar Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1).

Buku (5 Sumber)

  1. Bungin, B. (2020). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Kencana.
  2. Keraf, G. (2017). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Nusa Indah.
  3. Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.
  4. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2016). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
  5. Wasesa, S. A. (2018). Strategi Penulisan dan Komunikasi Bisnis. Gramedia Pustaka Utama.

Pertanyaan Pemantik

  1. Mengapa laporan pertanggungjawaban kegiatan harus mencakup perbandingan antara rencana anggaran dan realisasi anggaran?
  2. Apa yang akan terjadi pada validitas penelitian jika bagian metodologi tidak dijelaskan secara rinci dan transparan?
  3. Dalam konteks laporan penelitian, apa perbedaan esensial antara bagian "Hasil Penelitian" dan bagian "Pembahasan" atau "Diskusi"?
  4. Bagaimana teknologi, seperti perangkat lunak anti-plagiarisme, memengaruhi proses penulisan laporan penelitian saat ini?
  5. Jika Anda adalah pengambil keputusan, bagian mana dari laporan kegiatan yang paling Anda pertimbangkan dalam memberikan persetujuan untuk program lanjutan?

Pertanyaan Reflektif

  1. Sejauh mana saya sudah mampu membedakan jenis data yang cocok disajikan dalam bentuk tabel dan data yang lebih efektif disajikan dalam bentuk grafik?
  2. Apa tantangan terbesar saya saat melakukan parafrasa, dan bagaimana cara saya memastikan bahwa parafrasa saya tidak tergolong plagiarisme?
  3. Apakah saya selalu mencantumkan sumber ketika mengutip ide, bahkan ketika ide tersebut sudah umum? Mengapa etika ini penting?
  4. Jika diminta untuk menyusun laporan kegiatan untuk acara yang gagal, bagaimana cara saya menjaga objektivitas dan tetap memberikan saran yang konstruktif?
  5. Bagaimana cara saya menyederhanakan temuan penelitian yang kompleks agar dapat dipahami oleh pembaca non-spesialis tanpa mengurangi akurasi ilmiah?

Glosarium

Istilah

Definisi

Abstrak

Bagian awal laporan penelitian yang berisi ringkasan padat dari keseluruhan isi (tujuan, metode, hasil, kesimpulan).

Akuntabilitas

Prinsip pertanggungjawaban atas suatu tugas atau penggunaan sumber daya, yang diwujudkan melalui laporan.

Etika Penulisan

Standar moral dan profesional dalam penulisan, mencakup kejujuran, objektivitas, dan penghindaran plagiarisme.

Hipotesis

Jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang harus diuji kebenarannya melalui pengumpulan dan analisis data.

Kajian Pustaka

Tinjauan dan sintesis literatur ilmiah, teori, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian.

Metodologi Penelitian

Sistem atau prosedur yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data, termasuk desain, populasi, dan teknik analisis.

Objektivitas

Sikap penyajian fakta atau data apa adanya, tanpa dipengaruhi oleh pandangan atau perasaan pribadi penulis.

Parafrasa

Teknik penulisan ulang ide atau informasi dari sumber lain menggunakan kata-kata sendiri tanpa mengubah makna aslinya, disertai sitasi.

Plagiarisme

Tindakan mengambil, meniru, atau mempublikasikan ide, tulisan, atau karya orang lain tanpa mencantumkan sumber aslinya.

Sitasi

Pencantuman sumber referensi secara singkat dalam tubuh teks (in-text citation) untuk mengakui kepemilikan ide.

 

Hashtag

#LaporanKegiatan #LaporanPenelitian #KaryaIlmiah #MenulisLaporan #MetodePenelitian #StrukturLaporan #EtikaPenulisan #Plagiarisme #PenulisanAkademik #Abstrak #DaftarPustaka #Pengutipan #AnalisisData #PembahasanHasil #DokumentasiKegiatan #LaporanFormal #GayaPenulisan #KeterampilanMenulis #ModulPembelajaran #PenelitianDasar

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar