.

Jumat, 08 September 2017

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB)



@F03-Stefanie -

Oleh  :  Stefanie Sulianti




Panas bumi adalah sumber energi yang paling ramah dan juga sangat besar potensinya untuk dapat dikembangkan. Sumber energi panas bumi juga cenderung tidak akan habis karena proses pembentukkannya yang terus-menerus selama terjaga keseimbangan dari kondisi lingkungannya. 




Pengertian Energi Panas Bumi / Geothermal

Energi Panas Bumi / Geothermal merupakan sumber energi berupa energi panas / thermal yang dihasilkan dan disimpan di dalam inti bumi. Istilah dari geothermal sendiri berasal dari bahasa Yunani, “geo” yang berarti bumi dan “thermal” yang berarti panas, jadi geothermal dapat diartikan sebagai panas bumi dalam bahasa Indonesia.

Energi panas bumi terutama berasal dari peluruhan radioaktif yang 80% persennya berasal dari mineral yang ada di pusat Bumi, yang membuat Bumi panas dari dalam juga berasal dari energi hasil pembentukan planet sekitar 20%. Temperatur inti bumi dapat mencapai > 43000C. 


Add caption

Panas ini mengalir secara konduksi menuju bebatuan sekitar inti bumi. Panas ini yang menyebabkan bebatuan menjadi meleleh, membentuk magma. Magma nantinya akan mengalirkan panas secara konveksi dan bergerak naik karena magma yang berupa bebatuan cair memiliki massa jenis yang lebih rendah dari bebatuan padat. Magma memanaskan kerak bumi dan air yang mengalir di dalam kerak bumi, dan memanaskannya hingga 300oC. Air yang panas ini menimbulkan tekanan tinggi sehingga air keluar dari kerak bumi. 


Apa Itu Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi ??

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi adalah pembangkit tenaga listrik yang sumber energinya menggunakan energi dari panas bumi.

Jenis-jenis Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Bumi



1.  Dry Steam Power Plants 



Pembangkit ini adalah yang pertama kali ada dan merupakan tipe tertua. Tipe ini pertama kali digunakan di Lardarello, Italia, pada 1904 dimana saat ini masih berfungsi dengan baik. Di Amerika Serikat pun dry steam power masih digunakan seperti yang ada di Geysers, California Utara. Cara kerjanya yaitu Uap panas (steam) langsung diarahkan ke turbin dengan mengaktifkan generator untuk dapat bekerja menghasilkan listrik. Sisa panas yang datang dari production well nantinya akan dialirkan kembali ke dalam reservoir melalui injection well. 



2.  Flash Steam Power Plants



Contoh dari Flash Steam Power Plants adalah Cal-Energy Navy I flash geothermal power plants di Coso Geothermal field, California, USA. Panas bumi berupa fluida misalnya dari air panas alam (hot spring) di atas suhu 1750 C dapat digunakan sebagai sumber pembangkit Flash Steam Power Plants. Cara kerjanya yaitu Fluida panas tersebut dialir-kan kedalam tangki flash yang tekanannya lebih rendah sehingga terjadi uap panas secara cepat, lalu uap panas yang disebut dengan flash inilah yang menggerakkan turbin untuk meng-aktifkan generator yang kemudian menghasil-kan listrik. Sisa panas yang tidak terpakai akan masuk kembali ke reservoir melalui injection well.



3.  Binary Cycle Power Plants
BCPP menggunakan teknologi yang berbeda dengan kedua teknologi sebelumnya yaitu dry steam dan flash steam. Pada BCPP air panas atau uap panas yang berasal dari sumur produksi (production well) tidak pernah menyentuh turbin. Air panas bumi digunakan untuk memanaskan apa yang disebut dengan working fluid pada heat exchanger. Working fluid kemudian menjadi panas dan menghasilkan uap berupa flash. Uap yang dihasilkan di heat exchanger tadi lalu dialirkan untuk memutar turbin dan selanjutnya menggerakkan generator untuk menghasilkan sumber daya listrik. Uap panas yang dihasilkan di heat exchanger inilah yang disebut sebagai secondary (binary) fluid. Binary Cycle Power Plants ini sebetulnya merupakan sistem tertutup. Jadi tidak ada yang dilepas ke atmosfer.




Keunggulan dari BCPP ialah dapat dioperasikan pada suhu rendah yaitu 90-1750C. Contoh penerapan teknologi tipe BCPP ini ada di Mammoth Pacific Binary Geo-thermal Power Plants di Casa Diablo geothermal field, USA. Diperkirakan pembangkit listrik panas bumi BCPP akan semakin banyak digunakan dimasa yang akan datang.



Kelebihan dan Kekurangan dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Kelebihan yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yaitu : 
-  Bebas emisi 
-  Dapat bekerja setiap hari baik siang hari maupun malam hari
-  Sumber tidak fluktuatif dibanding dengan energi terbarukan lainnya
-  Tidak memerlukan bahan bakar
-  Harga yang kompetitif
-  Ramah lingkungan

Sedangkan kurangan yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yaitu :
-  Cairan bersifat korosif
-  Efisiensi agak rendah, namun karena tidak perlu bahan bakar, 
   sehingga effiensi tidak merupakan faktor yg sangat penting
-  Untuk teknologi dry steam dan flash masih menghasilkan emisi walau sangat kecil.






Daftar Pustaka :
Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. 2010. Beberapa Teknologi Pembangkit Panas Bumi Berbasis Panas Bumi
(diakses 5 September 2017)
Anonim. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
(diakses 5 September 2017)
Anonim. 2014. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
(diakses 6 September 2017)
Ramdani, Husna. 2012. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
(diakses 6 September 2017)
Abdurrahman, Saddam. 2015. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi sebagai Energi Baru Terbarukan
(diakses 7 September 2017)





3 komentar:

  1. Belum ada sumber gambar dibawah gambar.

    BalasHapus
  2. @F11-Bamasyahrian
    Harus dicantumkan komentar dari para ahli atau ilmuan didalam artikel agar terlihat lebih nyata.

    Terimakasih

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.