.

Sabtu, 27 Mei 2017

TUGAS 04 REVIEW JURNAL

Judul : ANALISIS METODE TRANSPORTASI DALAM PENENTUAN LOKASI : STUDI KASUS PERUSAHAAN ANGKUTAN DARAT CV.JAYA SUMATERA

NP : DEDDY HERTANTO SIHOMBING (MERCUBUANA UNIVERSITY)

LINK : digilib.mercubuana.ac.id/manager/n!@file_skripsi/files113728465401.pdf

LATAR BELAKANG :

Saat ini seiring dengan kemajuan teknologi, maka alat transportasi merupakan sarana yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat modern. Transportasi adalah salah satu temuan terbesar setelah temuan huruf atau alpfabet, yang telah membawa kemajuan dalam kebudayaan dan kesejahteraan manusia di muka bumi.
Kemajuan teknologi transportasi dan telekomunikasi menjadi pendorong proses globalisasi. Teknologi yang begitu cepat kemajuannya telah memicu perubahan yang begitu besar pada perkembangan ekonomi dan masyarakat yang menyebabkan hilangnya batas-batas pemisah dalam kehidupan ekonomi Negara-negara didunia. Lingkup kegiatan transportasi telah lama melampaui batas-batas Negara. Dengan proses liberalisasi yang sekarang terus-menerus berkembang yang didukung dengan pembentukan berbagai kerjasama ekonomi regional AFTA, APEC, meluasnya lingkup kegiatan tersebut lebih nyata lagi. Sebenarnya banyak Negara berkembang yang kurang siap menghadapi keterbukaan yang dibawa oleh liberalisasi tersebut. Karena itu liberalisasi perlu dikaitkan dengan kerjasama pembangunan yang bermacam-macam, salah satunya adalah bagaimana usaha untuk mengembangkan system transportasi di Indonesia, termasuk bagaimana memajukan perusahaan transportasi demi kelancaran pembangunan di Indonesia. 

MASALAH : 

Dalam perjalanan supir yang berat, panjang dan melelahkan yaitu dari Jakarta ke tempat tujuan, yaitu Medan, Pekan Baru dan Palembang, sering kali manajemen dihadapi beberapa alternatif jalan menuju tempat tujuan tersebut. Misalnya jalur menuju Medan terdiri dari dua alternative yaitu melewati jalur Timur, Jalur Tengah. Jalur Timur melewati kota-kota seperti kota Jakarta, Bakauheni, Tanjung karang, Tugu Mulyo, Kayu Agung, Palembang, Jambi, Sorek, Pekan Baru dengan jarak tempuh sekitar 1415 km. Sedangkan untuk Jalur Tengah sopir melewati kota-kota Jakarta, Bakauheni, Tanjung karang, Kota  bumi, Batu raja, Muara Enim, Lipat kain, Pekan Baru dengan jarak tempuh sekitar 1405 km. Saat ini terjadi persoalan di dalam manajemen perusahaan, dimana manajemen dihadapkan masalah pencarian lokasi pool truk untuk pengembangan ekspansi perusahaan. Lokasi yang baik dan efisien tentu saja akan menguntungkan perusahaan dalam jangka panjang dan akan menunjang lancarnya operasi perusahaan. Selain itu juga terdapat persoalan untuk mencari jalur-jalur yang efisien dari jalur yang biasa dilalui oleh supir truk. Karena pada keadaan dilapangan terdapat beberapa alternative jalur yang harus dipilih dan dilalui oleh supir truk. Pemilihan jalur yang benar dan efisien akan mengurangi ongkos produksi perusahaan.

TUJUAN :


  1. Untuk mengetahui kondisi deskriptif perusahaan angkutan CV.JAYA SUMATERA
  2. Mendapatkan lokasi pool yang efisien bagi perusahaan
  3. Mendapatkan penyelesaian optimal dari suatu masalah transportasi yang kompleks dari beberapa alternative yang ada.
REVIEW :

Menentukan pool bagi perusahaan sangat mempengaruhi jalannya ekonomi dalam perusahaan tersebut dimana yang harus menjadi pertimbangan adalah dalam jalur yang dilewati minimal jangan  berada jauh dari posisi pool tersebut.


ABSTRAK : 
Deddy Hertanto Sihombing. 01601-012. 
Analisis Metode Transportasi Dalam Penentuan Lokasi : Studi Kasus Perusahaan Angkutan Darat CV. Jaya Sumatera Perusahaan CV. Jaya Sumatera adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang angkutan transportasi dan mulai berdiri sejak tahun 1989. Perusahaan tersebut melayani jasa angkutan berupa distribusi barang-barang dari Jakarta menuju Medan, Jakarta ke Palembang dan Jakarta ke Surabaya. Saat ini terjadi persoalan di dalam manajemen perusahaan, dimana manajemen dihadapkan masalah pencarian lokasi pool truk untuk pengembangan ekspansi perusahaan. Selain itu manajemen dihadapi beberapa alternatif jalan menuju tempat tujuan tersebut. Misalnya jalur menuju Medan terdiri dari dua alternative yaitu melewati jalur Timur, Jalur Tengah. Pemilihan jalur yang benar dan efisien akan mengurangi ongkos produksi perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :
(a) kondisi deskriptif perusahan angkutan CV. Jaya sumatera, 
(b) lokasi pool truk yang tepat dan efisien, 
(c) jalur yang efektif dan efisien. Data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari perusahaan, berupa jarak tempuh, total muatan dan wawancara dengan supir truk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif pada data primer dan data sekunder yang didapatkan dalam penelitian. Selanjutnya akan dicari data yang berhubungan dengan alternative lokasi pool kendaraan truk. Dari beberapa alternative lokasi tersebut maka akan dipilih lokasi terbaik dengan menggunakan Metode Pemeringkatan Faktor (The Factor Rating Methode) dan juga menggunakan Metode titik impas lokasi (Locational Break Event Analysis). Perusahaan juga membutuhkan analisis mengenai metode analisis transportasi yang paling efisien. Dari beberapa jalur transportasi dari Pool kendaraan ke gudang perusahaan di luar kota, maka akan dipilih jalur yang paling efisien dengan sedikit biaya, dengan menggunakan metode Stepping Stone dan Metode Vogel’s Approximation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan data yang diperoleh dari perusahaan didapatkan lokasi pool yang efisien adalah pada lokasi D, dimana lokasi tersebut memiliki bobot nilai tertinggi yaitu 440, sedangkan bobot nilai terendah ada pada lokasi C dengan nilai 330. Untuk penentuan jalur yang efektif dan efisien, penulis menggunakan metode pemeringkatan Faktor dan VAM (Vogel’s Approximate Methode). Berdasarkan data yang diperoleh dari perusahaan, didapatkan hasil sebagai berikut jalur XHA yaitu Pool H dengan gudang A dan XHC yaitu Pool H dengan gudang C. Berdasarkan pilihan tersebut diperoleh total biaya transportasi yang dikeluarkan perusahaan adalah sebesar Rp.11.100.000

DAFTAR PUSTAKA :

Handoko, T. Hani. 2000. Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Cetakan Ketiga. Penerbit BPFE-Yogyakarta, Yogyakarta.
Heizer, Jay dan Barry Render. 2005. Operation Management. Edisi ke tujuh. Jilid I. Penerbit Salemba Empat. Jakarta
Subagyo, Pangestu dan Marwan Asri dan T. Hani Handoko. 1993. Dasar-dasar Operations Research. Penerbit BPFE  Yogyakarta, Yogyakarta.
Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar. 2003. Pengantar Statistika. Cetakan ketiga. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.