.

Tampilkan postingan dengan label @J22-WISNU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @J22-WISNU. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Maret 2020

Perkembangan dan Ragam Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan Bangsa


Perkembangan dan Ragam Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan Bangsa




ABSTRAK

            Bahasa Indonesia adalah bahasa yang digunakan masyarakat Indonesia untuk berkomunikasi. Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang mengidentitaskan Bangsa Indonesia di tengah tengah bangsa lain di dunia. Sebelum dikenal menjadi Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia dikenal sebagai Bahasa Melayu maka dari itu kosa kata pada Bahasa Indonesia tidak beda jauh dengan Bahasa Melayu.

PENDAHULUAN

            Bahasa mempunyai fungsi-fungsi tertentu yang tergantung pada seseorang bagaimana ia menggunakan bahasanya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu melalui bahasa seseorang dapat juga mengespresikan dirinya dan itu salah satu arti bahwa bahasa memiliki banyak fungsi yang beragam. Bahasa sendiri mempunyai peran penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bahasa juga merupakan simbol yang dihasilkan untuk berkomunikasi oleh sesame masyarakat. Melihat pemakaian Bahasa Indonesia dikalangan masyarakat sekarang, terjadi penyalahgunaan Bahasa Indonesia, seperti menyampurkan Bahasa Indonesia dengan Bahasa Inggris. Oleh karena itu masyarakat harus mengetahui tentang pentingnya fungsi dan peran bahasa Indonesia dalam pembangunan bangsa.

PEMBAHASAN

            Bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa Negara dan bahasa nasional yang diantaranya berfungsi mempererat hubungan suku suku yang ada di Indonesia. Sebagian suku di Indonesia masih menggunakan bahasa sesuai suku mereka. Misalnya suku jawa masih menggunakan bahasa jawa untuk saling berkomunikasi. Di kedudukannya sebagai bahasa nasional, Bahasa Indonesia sendiri memiliki 4 fungsi yang diantaranya sebagai berikut :
1.      Lambang kebanggan kebangsaan
2.      Lambang identitas nasional
3.      Alat penghubung antarwarga, antardaerah dan antarbudaya
4.      Alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada dasarnya pemakaian bahasa tidak hanya ditentukan oleh factor kebahasaan namun ditentukan juga oleh factor nonkebahasaan seperti lokasi geografis, waktu, sosiokultural dan situasi. Kemudian factor tersebut akan menimbulkan perbedaan dalam pemakaian bahasa. Lalu dalam kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara memiliki fungsi tersendiri yaitu beberapa diantaranya adalah :
1.      Bahasa resmi kenegaraan.
2.      Bahasa pengatar resmi dalam lembaga-lembaga pendidikan.
3.      Bahasa resmi didalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.
4.      Bahasa resmi didalam pembangunan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.
            Fungsi bahasa Indonesia dalam pembangunan Bangsa Indonesia ada pada pernyataan sumpah pemuda yang berbunyi “bertanah air satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu bangsa Indonesia;  dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia” hal ini merupakan perwujudan politik bangsa Indonesia yang menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Karena Bahasa Indonesia, lapisan-lapisan masyarakat yang memiliki kebudayaannya masing-masing menjadi satu yang sebelumnya masyarakat Indonesia memiliki banyak sekali perbedaan perbedaan diantara mereka.

KESIMPULAN

            Bahasa Indonesia di wilayah NKRI memiliki dua kedudukan yaitu sebagai bahasa nasional dan juga sebagai bahasa Negara. Di sector dalam pembangunan bangsa bahasa Indonesia menjadi perisai pemersatu bagi masyarakat Indonesia yang berasal dari berbagai ragam suku daerah. Hal positifnya adalah bahasa Indonesia mampu menempatkan dirinya sebagai sarana komunikasi yang efektif dan juga bahasa Indonesia mampu berdamping bersama-sama dengan bahasa daerah yang ada di Indonesia. Bahasa Indonesia berperan penting dalam pembangunan bangsa karena bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi kenegaraan yang berperan sebagai dalam memajukan pembangunan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan yang akhirnya mendorong kemajuan dalam berbagai aspek kehidupan dalam pembangunan bangsa.

DAFTAR PUSTAKA

Putrayasa, I Gusti Ngurah Ketut.  2017. Fungsi dan Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan Bangsa. Bali.
Umar, Azhar. 2017. Kedudukam, Fungsi dan Ragam Bahasa Indonesia. Jakarta.

Jumat, 13 Maret 2020

Mengembangkan Minat Fotografi di Indonesia


Hasil gambar untuk fotografi

ABSTRAK
Ada dua kategori dalam fotografi yaitu, dokumenter dan seni rupa. Fotografi sendiri merupakan gabungan dari tekstur, bentuk dan pola pada objek. Semua dalam fotografi tergantung bagaimana fotografer menggunakan kreativitasnya untuk menciptakan gambar yang memiliki sebuah makna. Bagian paling penting dalam fotografi adalah berimajinasi bagaimana fotografer menciptakan tekstur, bentuk dan pola yang selaras untuk membuat arti pada gambar tersebut.

PENDAHULUAN
Fotografi adalah sebuah media yang digunakan untuk menyalurkan pesan dari seorang fotografer ke khalayak umum untuk dapat merangsang pikiran, perasaan, perasaan, perhatian yang kemudian menjadi sebuah karya yang dapat dinikmati. Dalam tulisan ini akan membahas tentang mengembangkan minat masyarakat Indonesia dibidang fotografi.

PERMASALAHAN
Kurangnya minat masyarakat Indonesia pada fotografi mengakibatkan fotografi tidak terlalu menjadi sorotan oleh masyrakat. Masyarakat Indonesia cenderung tidak terlalu memperhatikan hal yang kurang menarik bagi dirinya maka dari itu ada beberapa masyrakat Indonesia yang tidak tahu apa itu fotografi. Lalu masyarakat Indonesia beberapa diantaranya kurang menghargai sebuah karya yang sudah diciptkan cenderung menyepelekan karya tersebut tetapi tidak tahu menahu bagaimana proses karya itu dibuat.

KESIMPULAN
Kesimpulan yang saya pahami adalah, masyarakat Indonesia harus membuka mata tentang fotografi terlebih lagi tentang menghargai sebuah karya agar para orang-orang dibalik pembuatan karya tersebut merasa dihargai. Ketika karya yang dibuat diapresiasi oleh khalayak umum, tentu saja akan meningkatkan semangat fotografer untuk terus berkarya lagi dan lagi. Tentunya dengan mengadakan workshop atau seminar masyarakat Indonesia akan lebih memperhatikan bagaimana proses sebuah karya itu diciptakan.