.

Kamis, 30 April 2020

Menanggulangi COVID-19

Menanggulangi COVID-19


COVID-19 atau yang sering disebut Virus Corona, adalah Virus mematikan dari keluarga corona, COVID-19 pertama kali muncul di Wuhan China pada desember 2019 akhir. Virus ini dianggap mematikan karena penyebaran Virus ini dari satu manusia ke manusia lainnya sangatlah mudah dan efeknya dapat menyebabkan kematian, gejala seseorang tekena Virus ini adalah antara lain Demam tinggi yang sangat tiba-tiba, sesak napas, badan letih lesu sepanjang hari, bahkan ciri ciri yang paling baru adalah sesorang yang terkena Virus ini adalah Kulit memerah dan gatal gatal. Sejak munculnya kasus pertama dari penyakit ini, Sampai sekarang seluruh dunia mengalami penyeberan yang terus meningkat dari hari ke hari, begitu juga di Indonesia, penyebaran di Indonesia sendiri dimulai pada awal maret pada tahun 2020 ini, dan tentu saja, tidak lama kemudian kasus terus bertambah dan berkembang pesat. 

Menurut data yang dilaporkan pada laman data Johns Hopkins University, Indonesia merupakan negara yang memliki fatality-rate atau tingkat kematian yang sangat menjulang tinggi, bahkan presentase kematian yang dimiliki oleh Indonesia merpukan presentasi tertinggi di negara ASEAN sebesar 8.78% dari total kasus sebesar 5923 kasus yang terkonfirmasi (diakses pada : 4/17/2020 10:38:19 p.m.). Kematian yang tinggi ini disebabkan juga dari sisi pasien tersebut yang memiliki penyakit kronis dan untuk penyebarannya salah satunya adalah pasien yang tidak jujur terhadap penyakit tersebut,  itulah kenapa Indonesia memiliki tingkat kematian yang sangat tergolong tinggi. 

Menurut saya cara untuk meminimalisir angka positif COVID-19 di Indonesia ada beberapa cara, yang pertama adalah untuk tidak keluar rumah dan berinteraksi dengan orang sekitar dengan jarak yang dekat, yang kedua karakteristik Virus ini adalah mudah sekali mati ketika kita memakai sabun, jadi diwajibkan untuk mencuci tangan setiap saat, yang ketiga adalah, jaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi multivitamin serta makanan yang matang dan sehat.Pemerintah saat ini sudah memberlakukan hamper seluruh masyarakat Indonesia agar mereka bekerja dari rumah, guna meminimalisir penyebaran Virus ini. Cara penyebaran Virus ini sangat berkaitan pada kehidupan manusia saat ini, yaitu dengan berjabat tangan, menyentuh benda yang sebelumnya sudah ada virus yang menempel Ketika seseorang bersin atau batuk, lalu mereka dengan tidak sengaja menyentuh mata, hidung atau mulut mereka, yang menyebabkan virus masuk lewat 3 faktor itu, Menurut WHO (World Health Organization) jika seseorang mengalami tanda-tanda terjangkit virus ini, disarankan untuk langsung mengunjungi dokter, atau untuk mengkarantina diri selama 14 hari, karena Virus ini tidak akan bertahan lama di tubuh manusia dan hanya akan tinggal selama 14 hari di tubuh manusia.

Daftar Pustaka :

Admin Website ALMI, 2020. OVERLOOKED FACTS BEHIND INDONESIA’S HIGH COVID-19 DEATH RATE. ALMI

Graham Readfearn, 2020, How did coronavirus start and where did it come from? Was it really Wuhan’s animal market?, The Guardian

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

[OPINI] Pencegahan Covid-19 dan Pengawalan yang tepat


Pencegahan COVID-19 dan Pengawalan yang Tepat
Opini disusun Oleh : Rizqi Fauzan
 
            Bismillah, Assalamualaikum Wr.Wb.
            COVID-19 atau yang bisa disebut sebagai Novel Corona Virus (nCoV-19) merupakan penyakit menular yang berada dalam cakupan famili Corona Virus. Seorang Professor yang merupakan kepala dari departemen mikrobilogi dari Universitas Monash, di Australia bernama Prof. Stephen Turner mengatakan bahwa “Sebenarnya virus ini berawal dan mulanya berinang pada kelelawar yang mana pada akhirnya telah berevolusi dan berinang ke manusia” ia percaya bahwa penyebab berpindahnya atau tersebarnya virus ini, yang awalnya dari kelelawar ke manusia, disebabkan oleh kontak langsung dari hewan mamalia ini, baik sengaja maupun tidak sengaja, Prof. Stephen Turner dan peneliti juga percaya bahwa tempat yang menjadi penyebaran dari virus ini berada di Hubei China, tepatnya di Seafood Market Huanan . dan benar saja kasus pertama yang terjadi berasal dari pasar tersebut.
            Sejak munculnya kasus pertama dari penyakit ini, sampai sekarang seluruh dunia terkena penyeberannya, begitu juga di Indonesia, penyebaran di Indonesia sendiri dimulai pada awal maret pada tahun 2020 ini, dan tentu saja, tidak lama kemudian kasus terus bertambah dan berkembang pesat. Menurut data yang dilaporkan pada laman data Johns Hopkins University, Indonesia merupakan negara yang memliki fatality-rate atau tingkat kematian yang sangat menjulang tinggi, bahkan presentase kematian yang dimiliki oleh Indonesia merpukan presentasi tertinggi di negara ASEAN sebesar 8.78% dari total kasus sebesar 5923 kasus yang terkonfirmasi (diakses pada : 4/17/2020 10:38:19 p.m.). Kematian yang tinggi ini disebabkan juga dari sisi pasien tersebut yang memiliki penyakit kronis, itulah kenapa Indonesia memiliki tingkat kematian yang sangat tergolong tinggi, bahkan tertinggi di ASEAN.
Menurut opini saya penyebab dari angka penyebaran yang sangat tinggi dan tingginya angka kematian ini disebabkan oleh kurangnya tindakan cepat tanggap untuk meng-contain virus yang sudah tergolong dan masuk dalam kategori pandemi ini, selain karantina wilayah yang telah digaungkan oleh pemerintah pusat, seharusnya pemerintah juga mengawasi bandara, dan turis-turis atau orang yang pulang ke negara ini dengan pengawasan ketat dengan cara mendata diri mereka terlebih dahulu, seperti mengisi form yang berisikan riwayat tempat yang dikunjungi, melakukan health screening dibandara dengan alat pengukur suhu atau alat lainnya yang dapat mendeteksi adanya indikasi dari gejala dari penyakit Novel Corona Virus ini, jika orang tersebut terindikasi positif atau masih bersifat asimtomatik, pada saat itu juga si pelancong ini akan di isolasi  dan terakhir setelah mereka mengikuti prosedur tersebut jika tidak ditemukan kejanggalan pada tubuh mereka, kita harus meminta kontak nomor dari telefon genggam mereka untuk dilacak keberadaannya dengan sistem satelit dengan men-triangulasikan sinyal telefon mereka dan akan diawasi sebagai ODP yang kita kenal saat ini, lalu menandatangani pernyataan sebagai orang yang diawasi dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. ini merupakan kewajiban bagi pelancong yang baru saja dari luar negeri karena pada fase tracking ini kita tidak hanya sebatas menelusuri telefon gengam mereka, akan tetapi kita juga harus menanyakan kesehatan mereka lewat sms per dua kali sehari selama empat belas hari masa isolasi mandiri dirumah mereka, jika mereka telah diawasi selama empat belas hari dan memberikan laporan yang bagus tentang Kesehatan mereka, maka mereka akan dibebaskan dari masa pengawasan dan mereka harus menaati kewajiban yang ada sekarang seperti melakukan physical distancing dan bekerja dirumah atau dikenal dengan work from home dan wajib menggunakan masker saat pergi keluar rumah dan yang terpenting menjalani hidup sehat selama masa pandemi ini berlangsung , akan tetapi jika pengguna dari telefon gengam ini tidak menjawab selama 1 hari (melewatkan 2 sms) atau melanggar ketentuan isolasi mandiri dirumah ini seperti terlalu jauh keluar dari rumah pada masa isolasi atau hal lainnya yang dapat dikategorikan sebagai pelanggaran isolasi mandiri tersebut, maka orang tersebut akan di cari melalui oknum polisi setempat dan dikenakan sanksi berdasarkan surat pernyataan yang isinya terdapat peraturan yang tidak boleh dilanggar semasa isolasi mandiri yang telah ditanda tangani mereka. Menurut pendapat saya, langkah ini merupakan langkah yang sangat efektif guna mengurangi tingkat penyebaran Novel Corona Virus ini, dan tentu saja mengurai rasio dari tingkat kematian yang ada di Indonesia ini.


Daftar Pustaka :
Admin Website ALMI, 2020. OVERLOOKED FACTS BEHIND INDONESIA’S HIGH COVID-19 DEATH RATE. ALMI
Johns Hopkins University, 2020, COVID-19 Dashboard by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE). Baltimore,Maryland
Graham Readfearn, 2020, How did coronavirus start and where did it come from? Was it really Wuhan’s animal market?, The Guardian

Cara Membuat Konsep Seni

Cara Membuat Konsep Seni

Membuat Concept Art merupakan sebuah proses rumit untuk menciptakan sebuah artwork yang memiliki kekuatan cerita yang dramatis yang dibangun dari berbagai unsur seperti komposisi, detail, Point of Interest, drama, karakter yang kuat, gesture dan postur yang dinamis dan sebuah logika dalam kesatuan banyak unsur tadi. Bagaimanakah kita membuat sebuah komposisi yang menarik? Berikut step by step membuat Concept Art oleh Mark Bulahao, seorang Concept Artist dan Illustrator dari Filipina.
1. IDE


Ide bisa datang dari mana saja. Salah satu cara yang sering digunakan para artist adalah dengan membuat system thumbnail, kita bisa memecahkan beberapa ide dalam pikiran kita dan memutuskan satu konsep terbaik dari beberapa ide dalam thumbnail. Ide juga bisa datang dari referensi; kita bisa melihat sebuah hal yang menarik dalam sebuah referensi, baik dari artwork, film, maupun realita yang memberikan sebuah inspirasi untuk membuat sesuatu yang baru dari bagian inspirasi tersebut. Nha, sekeren apapun idenya, langkah selanjutnya yang paling penting adalah eksekusi.

2. KOMPOSISI

Komposisi adalah hal yang krusial dalam sebuah artwork. Sekeren apapun finishingnya, tanpa komposisi yang bagus, sebuah artwork akan sia-sia. Salah satu membuat komposisi yang bagus dengan system pengelompokan value (obyek terdekat adalah yang paling gelap, dan makin jauh nakin terang). Gunakan teknik grayscale dan brush yang standar untuk mendapatkan area obyek yang tajam (sharp) sehingga siluetnya lebih jelas. Gunakan beberapa layer untuk memisahkan obyek-obyek yang penting, misalnya karakter atau foreground untuk memudahkan mengelola layer saat painting.
Komposisi bisa dicapai dengan 3 hal, antara lain:
a. Diagonal Lines
Garis – garis horizontal memberikan rasa tenang (sense of calm) sedangkan garis vertical mengekspresikan ketegasan. Garis diagonal memberikan sensasi gerakan (sense of movement) yang dibutuhkan dalam membuat sebuah komposisi yang dinamis sehingga garis diagonal sebaiknya lebih dominan.
Garis diagonal hijau adalah garis yang paling menarik, sedangkan garis yang merah yang berlawanan sudutnya kurang miring sehingga kurang dinamis namun garis merah ini menciptakan kontras dan asimetri yang menguatkan drama dalam komposisi.
Pertemuan garis merah dan hijau mirip sebuah pertemuan pedang yang simpang siur dengan satu garis lebih dominan. Sebuah cakrawala dengan sudut yang miring mungkin bisa ditambahkan agar lebih menarik, tapi contoh di sini menggunakan garis yang flat.

b. Composition Path (Garis Komposisi)
Garis diagonal juga lebih kuat daya tariknya dibanding vertical dan horizontal, jadi garis diagonal bisa digunakan untuk menarik mata mereka yang melihat artwork dan mengarahkannya pada point of interest yang kita inginkan. Gambar di bawah menunjukkan posisi dimana daya tarik komposisi berada. Beberapa detail, warna dan lighting akan diletakkan di area hijau.
c. Variasi dan kesatuan
Keseragaman menciptakan kesatuan. Variasi menciptakan kontras dan interest. Bagus sekali apabila kita bisa menyeimbangkan keduanya. Contoh dalam gambar ini, penyerang memiliki desain yang sama tapi variasi pada persenjataan dan tamengnya sangat menyolok. Terlihat juga variasi pada gerakan mereka walaupun mereka memiliki kesamaan tujuan yaitu membunuh, menghindar, mati atau sekarat. Salah satu penyerang mengokang senjata laras panjang sementara yang lain menarik pelatuk. Seorang penyerang berteriak sementara yang lain dalam gerakan tanpa suara, dll. Kontradiksi juga bisa dilihat di antara kaki para tentara dan prajurit berkuda, dan perbedaan ketinggian antara penunggang kuda. Sementara seorang penduduk suku menusuk penyerang di atas semua karakter yang memberi aura dominan dalam momen ini. Sebuah “moment of Glory” yang nyaris berakhir bisa tertangkap lewat adegan ini.
3. Warna
Pertama, buatlah seleksi untuk mengisolasi area siluete yang akan dipainting. Gunakan brush “hard” yang diseting ke Color Mode. Color Mode hanya merubah warna namun tidak akan merubah value. Sehingga dalam hal ini perhatikan value dengan baik, penguasaan value akan menentukan hasil akhir setelah proses coloring. Makin dekat obyek maka warnanya akan semakin tajam. Ini barulah proses pewarnaan dasar. Coloring yang lebih detail akan dilakukan selama progress.
4. Revisi dan Improvisasi
Seperti yang terlihat di step sebelumnya, terlihat beberapa penambahan shadow. Penambahan shadow yang lebih gelap namun tidak menyimpang dari value yang telah dibuat. Dan perlu diingat, jangan buru-buru dan tergoda membuat detail karena pada proses ini detailing bisa saja salah karena beberapa obyek tidak perlu detail. Karena itu terkadang perlu untuk sesekali berhenti sejenak atau melakukan hal lain agar ketika kita kembali mengerjakan artwork kita, kita bisa melihat dengan mata yan glebih fresh dan bisa menemukan titik-titik kesalahan atau bagian yang perlu diimprove.
Pada kasus artwork ini, setelah jeda sejenak, dilakukan beberapa perubahan, antara lain ke-5 prajurit di sebelah kanan kurang intens terlibat dalam pertempuran, sebaliknya mereka terlihat seperti orang-orang malas yang tidak tahu harus berbuat apa. Jadi ada beberapa koreksi untuk membuatnya menjadi dinamis dan posenya sedikit lebih kokoh. Dua orang penombak sedang menyorongkan tombaknya dan bukannya hanya sekedar menunjukkan tombaknya. Prajurit ke tiga sebelah kanan seharusnya menunjuk jari sembari meneriakkan perintah. Di sini ia dibuat seolah sedang bergelut dengan penduduk suku asli, ini membuat adegannya lebih menarik. Prajurit terdekat dibiarkan terlihat berteriak. Angle dari karakter penduduk asli juga diubah dan topengnya terserabut dari dirinya. Ini akan menambahkan sensasi ketinggian dan gerakan lebih bagus lagi.
5 Mitos Dalam Concept Art
Di sini bisa dilihat gambar sebelumnya dipilih warna keabu2an dan kebiruan untuk pepohonan sehingga pepohonan malah terlihat freeze, jadi ada sedikit perubahan dengan penambahan warna coklat sehingga terlihat lebih hidup. Ada beberapa perubahan jarak dan ukuran pohon untuk menambah dimensi.
5. DAPPLED LIGHT (LIGHTING BELANG)
Dalam kondisi pencahayaan normal, Mark selalu menambahkan lighting di awal proses, tapi untuk lighting yang “Dappled” atau belang-belang akan lebih mudah apabila dipainting dengan pencahayaan yang rata kemudian menambahkan beberapa lighting tipis di beberapa area. Caranya, gelapkan gambar dengan menurunkan lightness menggunakan Hue and Saturation. Kemudian gunakan seting airbrush untuk membuat overlay dengan warna kuning muda terang. Paintinglah dengan tipis sehingga nyaris tidak terlihat. Jangan terburu-buru memberi efek bright karena akan merusak detail dan tekstur. Tambahkan juga sedikit warna magenta dan ungu pada beberapa bayangan menggunakan color mode. Pemberian warna dingin ini akan menonjolkan warna hangat. Ingat, garis-garis imajiner komposisi agar lighting tetap jatuh dengan natural dan tidak merusak point of interest.
6. ASAP & DEBU
Efek-efek atmosperik seperti debu, asap dan kabut sangat bagus untuk memisahkan obyek dan memberi kekuatan pada sensasi kedalaman.Pertama gunakan brush soft dengan mode layer Normal. Arah paintingnya adalah pararel dengan garis diagonal. Kemudian gunakan brush yang lebih kecil untuk memberi sedikit bentuk. Debu dan asap menangkap cahaya juga.


7. Detail
Beberapa bagian telah menjadi detail selama proses. Kadang memberi detail di manapun yang kita suka sah-sah saja. Untuk menentukan di mana detail sebaiknya ditempatkan, bisa dengan mempergelap gambar dan memperterang lighting. Di sini ditambahkan detail sinar matahari dengan brush soft ukuran besar dan kemudian ukuran brush kecil dengan mode overlay. Bisa juga gunakan brush textur dengan merubah setting pada – Scattering, Texture and Other Dynamic.



Dengan keseluruhan gambar yang hampir selesai kita bisa fokus pada detail dan perubahan minor. Yang perlu diperhatikan dalam detailing adalah distribusi detail harus konsisten, distribusi detail yang buruk akan menurunkan kualitas artwork.


8. Sentuhan Akhir
Sentuhan akhir biasanya terdiri dari proses memantapkan konsistensi brush, menghaluskan beberapa bagian dan menambahkan bagian-bagian yang perlu. Pertama, background paling jauh akan dibuat blur dengan Gaussian Blur. Kemudian menaikkan intensitas highlights pada focal point utama dengan Color Dodge . Beberapa pinggiran obyek sedikit dihaluskan dengan brush soft untuk menghindari kesan “potongan kasar”. Gunakan juga brush dengan mode Soft Light pada beberapa bagian untuk menonjolkan warna, seperti darah, tembakan peluru dan beberapa partikel di cahaya.

Hobi ku

Selama PSBB diberlakukan, tentunya kegiatan kita semua hanya terbatas dirumah. Berdasarkan PP Nomor 21 Tahun 2020 Pasal 1, dijelaskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar merupakan pembatasan kegiatan tertentu dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). PSBB itu sendiri merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mencegah kemungkinan penyebaran virus corona, yang mana juga telah tertuang di dalam aturan PMK Nomor 9 Tahun 2020. Selain mengerjakan tugas online dari kampus, saya juga mengisi waktu luang dengan hobi saya. Saya memiliki 2 hobi besar yaitu bermusik dan bermain game online. Pengertian seni musik menurut Jamalus (1988) adalah suatu yang membuahkan hasil karya seni, berupa bunyi berbentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan fikiran serta perasaan penciptanya lewat unsur-unsur pokok musik, yakni irama, melodi, harmoni, serta bentuk atau susunan lagu dan ekspresi sebagai satu kesatuan. Alat musik yang sering saya mainkan yaitu gitar dan bass. Pertam kali saya belajar gitar waktu saya berumur 11 tahun. Awal nya saya hanya melihat teman bermain, lama-kelamaan saya jadi tertarik untuk belajar. Tak lama setelah itu saya dibelikan gitar oleh orang tua saya. Mereka sangat mendukung saya untuk belajar gitar. Namun, seperti anak-anak pada umunya yang hanya semangat di awal saja, saya pun juga seperti itu. Kira-kira hanya 2 bulan saya bermain gitar, lalu terhenti dikarenakan saya bosan. Gitar tersebut hanya saya taruh di pojok kamar. Lalu orang tua saya mengingatkan saya untuk kalau ingin bisa sesuatu hal haruslah fokus. Saya pun berpikir, ada benarnya juga , sayang kalau saya berhenti sekarang. Lalu pada saat lulus sd dan masuk smp, saya pun bertemu dengan teman baru. Beruntungnya, Saya juga bertemu teman yang jauh lebih mahir bermain gitar. Sejak saat itu saya kembali menekuni hobi saya. Hingga sampai sekarang, saya tidak bisa lepas dari gitar saya. Hampir setiap hari saya mainnkan. Saya pun juga sudah beberapa kali perform di cafe-cafe, acara-acara seperti wisuda sewaktu SMA, ulang tahun teman, dll. Selain itu saya juga pernah mengikuti kompetisi-kompetisi band. Genre lagu favorit saya yaitu seperti jazz, bossa nova, dan pop. Lagu / musik-musik jazz sangat saya suka karena selain memang terdengar menyejukan, sebagian besar chord-chord dari lagu jazz itu bisa dibilang rumit. Itulah yang membuat saya tertantang agar dapat menaklukan lagu tersebut, secara tidak langsung teman juga akan memuji karena saya bisa memainkan lagu itu. Selama dirumah juga saya sering meng-cover lagu dan meng-upload nya di instagram dan yutub. Bisa instrumental saja, ataupun ada yang menyanyi juga. Biasanya saya ajak teman saya yang memiliki bakat dan hobi menyanyi untuk berkolaborasi, karena jujur, saya tidak bisa menyanyi. Hobi kedua saya yaitu bermain game online di smartphone saya. Menurut bobby bodenheimer (1999: 129), game online diartikan sebagai program permainan yang tersambung melalui jaringan yang dapat dimainkan kapan saja, dimana saja dan dapat dimainkan bersamaan secara kelompok diseluruh dunia dan permainan itu sendiri menampilkan gambar-gambar menarik seperti yang diinginkan, yang didukung oleh komputer. Game yang sering saya mainkan yaitu PUBG dan Mobile legends. Selain permainan itu sangat seru, dapat dimainkan  bersama teman juga sehingga menambah keseruan itu. Terkadang saya bermain hingga larut malam atau bahkan sampai subuh.

Jenis Dan Fungsi Dinding Geser Dalam Struktur Bangunan



Jenis Dan Fungsi Dinding Geser Dalam Struktur Bangunan





ABSTRAK

Di Indonesia khususnya di kota kota besar terdapat banyak sekali bangunan bertingkat. Namun, sebagian besar wilayah di Indonesia merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana gempa. Gempa dapat mengakibatkan struktur pada bangunan mengalami simpangan horisontal (drift). Pada perencanaan pembangunan sebuah bangunan bertingkat  untuk mengurangi dampak yang terjadi apabila terjadi gempa adalah dengan metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi simpangan horisontal yaitu dengan pemasangan dinding geser (shearwall).

PENDAHULUAN
Shear wall adalah jenis struktur dinding yang berbentuk beton bertulang yang biasanya dirancang untuk menahan gaya geser yang diakibatkan oleh gempa bumi. Dengan dibuatnya dinding shear wall pada setiap titik rawan maka gaya lateral gempa dapat diredam oleh dinding geser itu. Di Indonesia semua bangunan bertingkat sudah menggunakan metode dinding geser (shearwall) untuk meminimalisir dampak yang terjadi pada struktur bangunan akibat gempa.

PEMBAHASAN
Bangunan tinggi tahan gempa umumnya menggunakan elemen-elemen struktur kaku berupa dinding geser untuk menahan kombinasi gaya geser, momen, dan gaya aksial yang timbul akibat beban gempa. Dengan adanya dinding geser yang kaku pada bangunan, sebagian besar beban gempa akan terserap oleh dinding geser tersebut.

Dinding geser adalah struktur vertikal yang digunakan pada bangunan tingkat tinggi. Fungsi utama dari dinding geser adalah menahan beban lateral seperti gaya gempa dan angin. Berdasarkan letak dan fungsinya, dinding geser dapat diklasifikasikan dalam 3 jenis yaitu :

1.    Bearing walls adalah dinding geser yang juga mendukung sebagian besar beban gravitasi . Tembok-tembok ini juga menggunakan dinding partisi antar apartemen yang berdekatan.

2. Frame walls adalah dinding geser yang menahan beban lateral, dimana beban gravitasi berasal dari frame beton bertulang. Tembok-tembok ini dibangun diantara baris kolom.

3. Core walls adalah dinding geser yang terletak di dalam wilayah inti pusat dalam gedung yang biasanya diisi tangga atau poros lift. Dinding yang terletak dikawasan inti pusat memiliki fungsi ganda dan dianggap menjadi pilihan paling ekonomis.

Fungsi dari dinding geser pada sebuah bangunan secara umum antara lain :
§  Memperkuat bangunan
   Dengan struktur dinding beton bertulang, kemudian dinding tidak hanya sebagai pembagi
   ruang tetapi berfungsi juga sebagai struktur bangunan yang menanggung beban kerja pada
   gaya-gaya beams dan columns di sekitarnya
§  Meredam goncangan akibat gempa
   Geografis negara kita pada umumnya sangat rentan terhadap gempa bumi, dengan dinding
   Shear wall maka gaya gempa yang terjadi akan berkurang, sehingga dapat mengurangi
   dampak yang terjadi dalam bentuk bangunan yang ada.
§  Mengurangi biaya pemeliharaan gedung.
   Dengan gedung yang menggunakan Shear wall, maka kerusakan yang timbul akibat
   guncangan gempa bangunan dapat minimalisir sehingga yang akan mengurangi biaya
   pemeliharaan harus dikeluarkan jika bangunan tidak menggunakan jenis dinding.
§  Daya beban pikul dinding yang dapat ditingkatkan.
   Dengan dinding jenis kemampuan Shear wall beton lantai di atas kemudian menerima
   beban tumbuh, besarnya kekuatan lantai akan berbanding lurus dengan ketebalan shearwall
   itu sendiri.

Dalam praktiknya, dinding geser selalu dihubungkan dengan sistem rangka pemikul momen pada gedung. Dinding struktural yang umum digunakan pada gedung tinggi adalah dinding geser kantilever dan dinding geser berangkai. Berdasarkan SNI 03-2847-2002, dinding geser beton bertulang kantilever adalah suatu subsistem struktur gedung yang fungsi utamanya untuk memikul beban geser akibat pengaruh gempa rencana. Kerusakan pada dinding ini hanya boleh terjadi akibat momen lentur (bukan akibat gaya geser), melalui pembentukan sendi plastis di dasar dinding. Nilai momen leleh pada dasar dinding tersebut dapat mengalami pembesaran akibat faktor kuat lebih bahan. Jadi berdasarkan SNi tersebut, dinding geser harus direncanakan dengan metode desain kapasitas. Dinding geser kantilever termasuk dalam kelompok flexural wall , dimana rasio antara tinggi dan panjang dinding geser tidak boleh kurang dari 2 dan dimensi panjangnya tidak boleh kurang dari 1.5 m.

KESIMPULAN
            Dengan bayaknya daerah di Indonesia yang menjadi daerah rawan akan gempa bangunan bangunan bertingkat menggunakan metode dinding geser (shearwall) untuk dapat mengurangi dampak yang terjadi akibat terjadinya gempa.

        

Ingatan Semu saat Bernostalgia


Ketika suatu suasana mengingatkan Anda akan masa lampau yang pernah Anda alami, menandakan Anda sedang bernostalgia. Nostalgia sendiri adalah sebuah sentimentalitas untuk masa lalu, biasanya untuk sebuah periode atau tempat dengan asosiasi personal yang bahagia. (Boym, Svetlana, 2002). Saat seseorang sedang bernostalgia ingatan-ingatan menyenangkan yang pernah terjadi terbayang kembali di pikirannya, namun ingatan ini agak pudar bukan? terkadang ketika bernostalgia, imajinasi kita aktif dalam membuat bayangan akan ingatan tersebut. Proyeksi yang dihasilkan imajinasi ini sayangnya tidak akan akurat, karena seiringnya waktu, pasti otak kita melupakan detail-detail kecil dari suatu ingatan. Namun, kita ingin mengingat sebaik mungkin akan bayangan tersebut, dan ketika kita memaksakan mengingat suatu peristiwa, secara tidak sadar Anda mulai membayangkan hal-hal yang tidak pernah terjadi di peristiwa tersebut menjadi hal yang memang terjadi, dengan efektif Anda membuat ingatan semu.

Ketika kita sedang membicarakan topik yang mengundang nostalgia bersama dengan teman atau seseorang yang juga mengalami peristiwa yang dinostalgiakan tersebut, kita akan sebisa mungkin untuk membayangkan hal tersebut. Ketika terjadi konflik dalam mendiskusikan hal tersebut, contohnya si ‘X’ mengatakan jika “di kejadian itu tetangga kita yang polisi itu berkumis”. Namun dalam ingatan si ‘Y’, sang Tetangga tersebut tidak memiliki kumis dan si ‘X’ tetap meyakinkan si ‘Y’ jika Tetangga itu berkumis dan memberikan argumen untuk mengubah alam sadarnya, dengan kalimat-kalimat persuasif “Masa kamu tidak ingat?, aku saja ingat” atau “Memang kamu masih agak muda waktu itu”. Mencari kenyataan untuk hal ini harus dibantu dengan bukti seperti foto, rekaman, dan atau orang yang bersangkutan dan tidak terdapat bias atau persuasi dalam menyampaikan ingatannya.

 Ingatan semu ini berpengaruh dalam pengambilan keputusan, ketika kita bernostalgia dan mengingat masa lampau yang umumnya sangat berbeda dari masa yang sekarang sedang berjalan, sering kita membayangkan jika kita bisa kembali ke masa seperti itu lagi. Lalu apa hubungannya dengan pengambilan keputusan?, coba Anda bayangkan ketika terdapat pemilihan suatu calon yang akan memiliki wewenang dalam mengubah situasi suatu negara. Sang calon ini menjanjikan akan mengembalikan situasi seperti masa yang lampau, dimana Ia menggunakan kata-kata sugesti seperti “Tenteram”, “Damai”, “Mudah” dan sebagainya. Secara tidak sadar, otak kita akan mengasosiasikan kata-kata tersebut dengan ingatan nostalgia yang terbayang pada masa itu.
Sugesti tersebut memang tidak selalu terjadi dan efektif, namun terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi ingatan semu ini. Salah satu faktor ini adalah perbedaan-perbedaan antar individu. Seseorang dengan imajinasi kreatif yang tinggi diketahui untuk lebih berhubung dengan ingatan semu (Bull, Ray 2005). Imajinasi kreatif dapat mengantarkan detail yang jernih akan peristiwa yang dibayangkan. (V, David 2000).  Juga, Seseorang yang menginginkan penerimaan sosial dari seseorang yang derajat sosialnya lebih besar dari padanya cenderung akan menerima ingatan semu tanpa menyaring dan memastikan konten, dan ingatan dari dirinya sendiri. (Bull, Ray 2005). Tidak hanya hal-hal tersebut saja, juga terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi ingatan semu ini.

Setelah mengetahui hal ini, perlu kita pastikan bahwa kita dapat menangkan sugesti yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan kita dengan cara menanam ingatan semu dan membayangkannya dalam imajinasi kita. Coba untuk selalu memeriksa fakta dari informasi yang diberikan dan memberikan informasi tambahan sesuai yang Anda ingat, apakah orang yang Anda sedang berbincang dengan adalah seseorang yang persuasif? Atau bahkan manipulatif?. Perlu berhati-hati dalam berkomunikasi dengan orang seperti ini, pastikan Anda mampu memastikan yang mana yang hanya sekedar bernostalgia, dan yang mana yang manipulatif.



Daftar Pustaka:

Boym, Svetlana (2002). "The Future of Nostalgia" xiii–xiv. 

Ost, James; Foster, Samantha; Costall, Alan; Bull, Ray (2005). "False reports of childhood events in appropriate interviews"Memory13 (7): 700–710

Paddock, John R.; Terranova, Sophia; Kwok, Rosie; Halpern, David V. (2000). "When Knowing Becomes Remembering: Individual Differences in Susceptibility to Suggestion". The Journal of Genetic Psychology161 (4): 453–468