Tampilkan postingan dengan label @C02-HADI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @C02-HADI. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Oktober 2016
Sabtu, 01 Oktober 2016
Review: Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Metode DMAIC (studi kasus: Heinz ABC Indonesia)
A. Judul Penelitian: Pengendalian Kualitas Minuman RTD 90 mL Dengan
Menggunakan Metode DMAIC Di PT. Heinz ABC Indonesia
B. Nama Penulis: Muhammad Makhrus, Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik
Universitas Mercubuana Jakarta.
C. Nama Jurnal: Journal Of Industrial Engineering, Universitas Mercubuana Jakarta
D. Latar Belakang
Masalah:
Untuk
dapat memenangkan persaingan dalam era pasar bebas, setiap perusahaan dituntut
untuk senantiasa melakukan upaya perbaikan kinerja dari satu periode ke periode
berikutnya. Peningkatan kinerja tersebut dapat dicapai antara lain dengan
melakukan process improvement, yaitu suatu aktivitas perusahaan untuk
melakukan peningkatan proses yang dapat meningkatkan nilai tambah secara terus
menerus. Dengan melakukan process improvement diharapkan perusahaan akan
dapat memenuhi keinginan pelanggan.
Salah
satu langkah melakukan process improvement adalah dengan menerapkan
metode six sigma. Six sigma merupakan sebuah metodologi
terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi
variasi proses (process variances) sekaligus mengurangi cacat (produk/jasa yang
di luar spesifikasi) dengan menggunakan statistik dan problem solving tools
secara intensif. Metode six sigma ini juga menekankan pada suatu
peningkatan yang sangat signifikan dimana keinginan konsumen diterjemahkan ke
dalam kegiatan – kegiatan peningkatan kualitas di perusahaan.
Metode
ini mampu melakukan peningkatan kualitas secara bertahap menuju tingkat
kegagalan nol (zero defect). PT Heinz Abc Indonesia merupakan salah satu
perusahaan yang memproduksi berbagai produk makanan dan minuman yang sangat
variatif. PT Heinz Abc Indonesia memiliki visi untuk selalu mengutamakan
kepuasan pelanggan dengan memberikan produk yang aman dan berkualitas kepada
pelanggan.
Permasalahan
yang saat ini sering terjadi di PT Heinz Abc Indonesia adalah tingginya
kerusakan / defect salah satu produk yang diproduksi oleh PT Heinz Abc
Indonesia yaitu produk minuman RTD 90 ml yang mengakibatkan tingkat produktivitas
menurun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perusahaan mencoba
menerapkan process improvement dengan menggunakan metode Six Sigma.
E. Masalah/Pertanyaan Penelitian
Analisa pengendalian kualitas pada minuman RTD 90 mL dengan menggunakan metode DMAIC di PT Heinz ABC Indonesia
F. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk :
1.
Menganalisis
jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada produk RTD 90 ml .
2.
Mengidentifikasi
faktor-faktor yang menyebabkan kerusakan pada produk RTD 90 ml .
G. Metode
Define, Meassure, Analyze, Improve, Control dan menggunakan metode alat bantu Six Sigma.
H. Hasil Penelitian
Jumlah cacat dengan menggunakan diagram pareto
Data akumulatif produk cacat
I. Review/komentar
Permasalahan yang saat ini sering terjadi di PT Heinz Abc Indonesia adalah tingginya kerusakan / defect salah satu produk yang diproduksi oleh PT Heinz Abc Indonesia yaitu produk minuman RTD 90 ml yang mengakibatkan tingkat produktivitas menurun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perusahaan mencoba menerapkan process improvement dengan menggunakan metode Six Sigma.
Salah satu langkah melakukan process improvement adalah dengan menerapkan metode six sigma. Six sigma merupakan sebuah metodologi terstruktur untuk memperbaiki proses yang difokuskan pada usaha mengurangi variasi proses (process variances) sekaligus mengurangi cacat (produk/jasa yang di luar spesifikasi) dengan menggunakan statistik dan problem solving tools secara intensif. Metode six sigma ini juga menekankan pada suatu peningkatan yang sangat signifikan dimana keinginan konsumen diterjemahkan ke dalam kegiatan – kegiatan peningkatan kualitas di perusahaan.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada PT. Heinz ABC Indonesia dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Cacat utama yang sering terjadi selama proses produksi sesuai urutan cacat terbesarnya adalah : gagal coding, sambungan kemasan, volume kurang dan ketidaksesuian dimensi.
2. Faktor – faktor penyebab terjadinya kecacatan yang teridentifikasi berasal dari manusia, mesin, metode, material dan lingkungan. Faktor – faktor penyebab terjadinya kecacatan dapat dengan mudah diidentifikasi menggunakan fishbone diagram.
Saran yang dapat diberikan oleh peneliti bagi PT. Heinz ABC Indonesia adalah sebagai berikut :
1. Cacat yang disebabkan karena faktor mesin sebaiknya ditanggulangi dengan melakukan maintenance secara rutin agar mesin tetap dalam kondisi baik.
2. Cacat yang disebabkan karena faktor manusia sebaiknya ditanggulangi dengan cara memberika pelatihan berkala mengenai standar cara kerja.
J. Jurnal Abstrak
PT. Heinz ABC Indonesia merupakan perusahaan Food Industry yang memproduksi minuman kotak, sambal, kecap dan sirup. Dalam menjaga kualitas produk, telah terdapat pengendalian kualitas yang di lakukan oleh Divisi QC. Guna meminimalkan jumlah produk cacat dan sekaligus menjaga serta meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan, maka dilakukan suatu penelitian dengan topik analisis process control. Tujuan utama dari tugas akhir ini adalah mengetahui faktor – faktor apa saja yang menyebabkan kecacatan utama pada produk minuman RTD 90 ml. Metode pemecahan masalah yang dipakai adalah menggunakan metode Define, Measure, Analys, Improve, Control ( DMAIC ). Hasil dari pengolahan data tersebut akan menghasilkan suatu solusi pemacahan masalah yang akan dibuat dengan metode Failure Mode and Effect Analiysis ( FMEA ) dan metode 5W + 1H.
K. Daftar Pustaka
Ama Lusiana. 2007. Analisis Pengendalian Kualitas Produk Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada PT. Sandang Nusantara Unit Patal Secang. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. 99 halaman.
Ariani, Dorothea Wahyu. 2003. Manajemen Kualitas Pendekatan Sisi Kualitatif. Ghalia Indonesia; Jakarta. pp (6-14).
Boy Isma Putra 2010 Penerapan Metode Six Sigma Untuk Menurunkan Kecacatan Produk Frypan Di Cv. Corning Sidoarjo Jurnal Teknik Industri, Vol. 11, No. 2.
Manajemen Proyek/Project Manajemen
Tema: Manajemen Proyek
Manajemen proyek adalah
suatu penerapan ilmu pengetahuan, keahlian dan juga ketrampilan, cara teknis
yang terbaik serta dengan sumber daya yang terbatas untuk mencapai sasaran atau
tujuan yang sudah ditentukan agar mendapatkan hasil yang optimal dalam hal
kinerja, waktu, mutu dan keselamatan kerja.
Definisi manajemen proyek yang lainnya adalah
suatu kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengawasi serta
mengendalikan sumber daya organisasi perusahaan guna mencapai tujuan tertentu
dalam waktu tertentu dengan sumber daya.
Ruang lingkup proyek, diantaranya meliputi:
- Menentukan waktu dimulai proyek .
- Perencanaan lingkup dari proyek yang akan dikerjakan.
- Pendefinisian dari ruang lingkup proyek.
- Verifikasi proyek dan kontrol atas perubahan yang mungkin saja terjadi ketika proyek tersebut dimulai.
Garis besar untuk berlangsungnya suatu proyek
1. Perencanaan
Untuk mencapai sebuah tujuan, suatu proyek membutuhkan suatu perencanaan yang benar-bebar matang. Yaitu dengan meletakkan dasar dari tujuan dan sasaran dari suatu proyek sekaligus menyiapkan semua program teknis dan menyiapkan administrasi supaya dapat diimplementasikan. Tujuannya yaitu supaya memenuhi persyaratan spesifikasi yang ditentukan dalam batasan waktu, mutu, biaya maupun keselamatan kerja. Perencanaan suatu proyek dilakukan dengan cara studi kelayakan, rekayasa nilai, perencanaan area dari manajemen proyek (Seperti: waktu, biaya, mutu, kesehatan, lingkungan,keselamatan kerja, sumber daya, resiko dan sistem informasi).
2. Penjadwalan
Merupakan implementasi dari perencanaan yang bisa memberikan informasi mengenai jadwal rencana dan kemajuan proyek yang meliputi sumber daya (biaya, tenaga kerja, peralatan, dan material), durasi dan juga progres waktu untuk menyelesaikan proyek. Penjadwalan proyek yang mengikuti perkembangan proyek dengan berbagai macam permasalahannya. Proses monitoring dan juga updating selalu dilakukan untuk mendapatkan penjadwalan yang realistis supaya sesuai dengan tujuan proyek tersebut. Terdapat beberapa metode untuk mengelola penjadwalan proyek, diantaranya yaitu Kurva S (hanumm Curve), Barchart, Penjadwalan Linear (diagram Vektor), Network Planning serta waktu dan durasi kegiatannya. Jika terjadi penyimpangan terhadap rencana awal, maka dilakukanlah evaluasi dan tindakan koreksi supaya proyek tetap berada di jalur yang diharapkan.
3. Pengendalian Proyek
Pengendalian mempengaruhi hasil akhir dari suatu proyek. Tujuan utamanya yaitu untuk meminimalisasi segala penyimpangan yang mungkin terjadi selama berlangsungnya proyek. Tujuan dari pengendalian proyek ialah optimasi kinerja biaya, waktu, mutu dan juga keselamatan kerja harus memiliki kriteria sebagai tolak ukur. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam proses pengendalian ialah berupa pengawasan, pemeriksaan, dan juga koreksi yang dilakukan selama proses implementasi.
Contoh manajemen proyek
Contoh proyek yang ada dilingkungan sekitar kita, misalnya seperti di bawah ini:
- Proyek konstruksi yaitu hasilnya seperti pembangunan gedung, jembatan, jalan raya, jalan tol dan lain sebagainya.
- Proyek penelitian dan pembangunan yaitu melakukan suatu penelitian dan pengembangan, sampai terciptanya suatu produk tertentu dengan maksud dan tujuan untuk memperbaiki ataupun meningkatkan kualitas suatu produk, layanan dan lain sebagainya.
- Proyek industri manufaktur yaitu kegiatannya mulai dari merancang sampai terciptanya suatu produk yang baru.
- Proyek padat modal yaitu suatu proyek yang membutuhkan modal yang besar. Seperti misalnya pembebasan tanah yang luas, pembelian barang maupun pengadaan suatu barang, pembangunan suatu fasilitas produksi dan sebagainya.
Daftar Pustaka:
O. Kurniawan, "makalah manajemen proyek (manajemen proyek ditinjau daro segala aspek kegiatan),'' 28 May 2013. [Online] Diakses Pada: 28 September 2016
Ali. Muhammad, "Tugas Materi Pembelajaran"Manajemen Proyek" . UNY: Yogyakarta. 2010.
Anonymous, "Manajemen Proyek," [Online]. Available: library.upnvj.ac.id/pdf/2s1teknikindustri/080315005/bab2.pdf. [Diakses tanggal 29 09 2016]
Sabtu, 24 September 2016
Filsafat Pendidikan
IDENSTITAS BUKU
Judul Buku: PENGANTAR Filsafat Pendidikan
Penulis: Drs. Uyoh Sadulloh, M.pd
Penerbit: ALFABETA, CV
Cetakan: kedua
Jumlah halaman: 183 halaman
Harga: Rp 50.000.00
Tahun terbit: September 2004
Judul Buku: PENGANTAR Filsafat Pendidikan
Penulis: Drs. Uyoh Sadulloh, M.pd
Penerbit: ALFABETA, CV
Cetakan: kedua
Jumlah halaman: 183 halaman
Harga: Rp 50.000.00
Tahun terbit: September 2004
Jumat, 23 September 2016
Pemanfaatan Kulit Singkong Menjadi Keripik Kulit Singkong
Singkong
merupakan Produk Pertanian yang cocok untuk di jadikan unit bisnis karena
manfaat yang di peroleh komoditi tersebut cukup banyak dan bermanfaat melihat
pangsa pasar yang cukup menggiurkan atas bahan baku singkong.
Langganan:
Komentar (Atom)






