Tampilkan postingan dengan label Tugas Minggu 10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Minggu 10. Tampilkan semua postingan
Rabu, 06 Januari 2016
Selasa, 05 Januari 2016
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Bekerja dengan tubuh dan lingkungan yang sehat, aman serta nyaman merupakan hal yang di inginkan oleh semua pekerja. Lingkungan fisik tempat kerja dan lingkungan organisasi merupakan hal yang sangat penting dalam mempengaruhi sosial,mental dan phisik dalam kehidupan pekerja. Kesehatan suatu lingkungan tempat kerja dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap kesehatan pekerja, seperti peningkatan moral pekerja, penurunan absensi dan peningkatan produktifitas. Sebaliknya tempat kerja yang kurang sehat atau tidak sehat (sering terpapar zat yang bahaya mempengaruhi kesehatan) dapat meningkatkan angka kesakitan dan kecelakaan, rendahnya kualitas kesehatan pekerja, meningkatnya biaya kesehatan dan banyak lagi dampak negatif lainnya.
Senin, 21 Desember 2015
Safety Engineering
Abstrak
Safety secara tradisional lebih diartikan pada aspek teknikal yang ada atau muncul ketika telahterjadi sebuah kecelakaan. Sedangkan saat ini mengharuskan seluruh organisasi didunia untuk meng-improve pelaksanaan dari safety itu sendiri.
Kamis, 17 Desember 2015
PROJECT MANAJEMEN
Oleh Jalil Ahmad
Pengertian Manajemen Proyek adalah penerapan akan ilmu
pengetahuan, cara teknik terbaik dengan sumber daya terbatas dalam pencapaian
tujuan yangtelah diterapkan supaya mendapatkan hasil yang baik dan menerapkan
cara penerapan waktu yang baik dan efisien.
Selasa, 15 Desember 2015
Pemeliharaan (Maintenance)
Apa itu pemeliharaan (maintenance) mesin merupakan hal yang sering dipermasalahkan antara bagian pemeliharaan dan bagian produksi. karena bagian pemeliharaan dianggap yang memboroskan biaya, sedang bagian produksi merasa yang merusakkan tetapi juga yang membuat uang (Soemarno, 2008).
Senin, 14 Desember 2015
Kamis, 10 Desember 2015
Pengaruh Dukungan Sosial dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Komitmen Organisasi dengan Mediator Motivasi Kerja
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan kepemimpinan transformasional terhadap tiga model komponen komitmen organisasi (afektif, continuance, dan normative) dengan motivasi kerja sebagai mediator.
Rabu, 09 Desember 2015
TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TMQ) DALAM PERUSAHAAN
TQM adalah pendekatan berorientasi pelanggan yang memperkenalkan perubahan manajemen yang sistematik dan perbaikan terus menerus terhadap proses, produk dan pelayanan suatu organisasi.
Seperti digambarkan pada diagram di bawah ini, proses TQM bermula dari pelanggan dan berakhir pada pelanggan pula.
Kamis, 03 Desember 2015
Rabu, 02 Desember 2015
Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Bidang Industri
Oleh
Farah Devina
Abstrak
Kecelakaan kerja tidak dapat dielakkan secara menyeluruh. Setiap
perencanaan, keputusan, dan organisasi harus memperhitungkan aspek kesehatan
dan keselamatan kerja, terutama dalam perusahaan industri. Efisiensi, kemampuan
karyawan, keadaan peralatan harus selaras dan seimbang agar proses produksi
yang optimal, aman dan selamat dapat dicapai. Meskipun begitu, banyak pengusaha
di seluruh dunia yang masih mengabaikan masalah penting tentang keselamatan,
kesehatan dan kondisi kerja karena biaya untuk manusia dan finansial dianggap
besar.
Kata Kunci : Kesehatan
dan Keselamatan Kerja, proses produksi, industri, efisiensi, finansial
REKAYASA PRODUKTIVITAS
ABSTRAK
Indonesia telah mengenal konsep produktivitas sejak
tahun 1958 waktu konsep itu diperkenalkan di ITB dalam program teknik
produksi di bagian mesin. Yang dipelajari waktu itu adalah produktivitas pabrik
dan stasiun kerja. Dalam buku “Production Handbook” karangan Alford
and Bangs dapat ditemukan pembahasan tentang topik itu.
Kamis, 26 November 2015
Pentingnya Penjadwalan Produksi
Industri dapat dipandang sebagai kegiatan untuk mengolah suatu input melalui proses produksi sehingga dihasilkan output yang memiliki nilai tambah. Kegiatan mengolah input tersebut tentunya tidak lepas dari peran sumber daya manusia yang bertindak sebagai operator dalam menjalankan dan mengendalikan proses produksi tersebut serta fasilitas-fasilitas produksi, seperti mesin-mesin produksi.
Dengan demikian aktifitas penjadwalan produksi yaitu proses pengalokasian beban kerja ke masing-masing bagian atau departemen dapat mempengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan, yang nantinya akan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan konsumen / consumer satisfication. Namun kenyataan menunjukkan banyak perusahaan yang kurang memperhatikan pentingnya aktifitas penjadwalan produksi. Padahal aktifitas penjadwalan produksi dapat mempengaruhi tingkat utilisasi fasilitas produksi perusahaan, kapasitas produksi, dan kelancaran proses produksi.
Untuk memenuhi pesanan secara efisien dan efektif dibutuhkan sebuah proses produksi yang berjalan dengan lancar, perusahaan memerlukan suatu penjadwalan proses produksi yang baik pula. Dengan penjadwalan proses produksi yang terencana secara teratur, perusahaan tidak hanya dapat mempersingkat waktu tunggu pelanggannya, perusahaan tersebut juga dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas serta menghemat penggunaan sumber daya yang ada.
Bedworth (1987) mengidentifikasikan beberapa tujuan dari aktivitas penjadwalan, adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan penggunaan sumber daya atau mengurangi waktu tunggunya, sehingga total waktu proses dapat berkurang dan produktivitas dapat meningkat.
- Mengurangi persediaan barang setengah jadi atau mengurangi sejumlah pekerjaan menunggu dalam antrian ketika sumber daya yang ada masih mengerjakan tugas yang lain. Teori Baker mengatakan, jika aliran kerja suatu jadwal konstan, maka antrian yang mengurangi rata-rata waktu alir akan mengurangi rata-rata persediaan barang setengah jadi.
- Mengurangi beberapa kelambatan pada pekerjaan yang mempunyai batas waktu penyelesaian sehingga akan meminimalisasi penalty cost (biaya kelambatan).
- Membantu pengambilan keputusan mengenai perencanaan kapasitas pabrik dan jenis kapasitas yang dibutuhkan sehingga penambahan biaya yang mahal dapat dihindarkan.
Dengan penjadwalan yang lebih baik perusahaan dapat lebih memuaskan pelanggan dalam hal pemenuhan pesanan dari segi waktu,di samping itu perusahaan juga dapat lebih hemat dalam penggunaan sumber daya yang ada. Penjadwalan produksi merupakan kegiatan yang sangat penting di dalam perusahaan. Maka dari itu, perusahaan harus dapat membuat penjadwalan produksi sebaik mungkin agar dapat membuat pekerjaan tersebut efisien serta efektif dengan mempertimbangkan beberapa langkah untuk membuat penjadwalan yang baik dai beberapa metode.
Sumber:
Marketing Management
Pemasaran
dan Pembangunan Berkelanjutan Pada Usaha Kecil Menengah (UKM) yang Terjadi di
Indonesia
ABSTRAK
Pemasaran adalah
suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencakan,
menentukan harga, promosi, dan mendistribusikan barang - barang yang dapat
memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.
Pembangunan usaha berkelanjutan prinsipnya memenuhi kebutuhan sekarang tanpa
mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.
Langganan:
Postingan (Atom)







