Obyek Dekat Bumi (ODB) adalah asteroid-asteroid atau
komet-komet yang orbitnya kadang membuatnya dekat dengan orbit bumi. Oleh
karenanya, sebuah ODB suatu hari bisa saja bertabrakan dengan bumi, dan ada
hampir 7000 ODB yang diketahui.
Tampilkan postingan dengan label @ProyekH01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @ProyekH01. Tampilkan semua postingan
Jumat, 12 April 2019
Minggu, 24 Maret 2019
Mobil Listrik
Latar Belakang
Menurut Rahman (2013) Sumber energi yang paling banyak digunakan di dunia
adalah energi fosil yang berupa bahan bakar minyak. Indonesia sendiri saat ini
masih sangat tergantung pada energi fosil. Hampir 95% dari kebutuhan energi
Indonesia masih disuplai oleh energi fosil. Sekitar 50% dari energi fosil
tersebut adalah minyak bumi dan sisanya adalah gas dan batubara.
Rabu, 13 Maret 2019
Teknologi dan perkembangan hidup manusia
| Add caption |
Teknologi Internet of Thinks
Oleh: Rofiqoh Awaliyah (H13-Rofiqoh)
Abstrak Pernahkah kalian berfikir bahwa dizaman ini kita dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan dengan mudah. Tak hanya itu, dizaman ini pun kita dapat mencari dan menambah ilmu maupun informasi dengan mudah dan berkomunikasi dengan keluarga ataupun teman dengan mudah walaupun dalam jarak jauh. Apakah kalian menyadarinya? Itu semua tidak akan terjadi jika tidak ada teknologi yang membantu kita.
TEKNOLOGI INFORMASI
OLEH :SYAHIDA NUR AFINI
ABSTRAK
Menurut Saya, Teknologi Informasi adalah
suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data,termasuk memproses, mendapatkan,menyusun,
menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi
yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan
untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang
strategis untuk pengambilan keputusan.
Pengaruh Teknologi Terhadap Dunia Industri
Teknologi dalam
kehidupan manusia terutama di zaman modern ini memang tidak dapat lagi
dipisahkan. Teknologi datang di segala lini kehidupan manusia, membantu dan
memudahkan urusan, Tidak terkecuali di dalam dunia kerja. Teknologi baik itu
perangkat lunak atau mesin kini selalu hadir dalam dunia kerja, terutama dalam
bidang insutri.
Selasa, 12 Maret 2019
Teknologi Smartphone Tahan Air
Oleh: Alif Rayhan Daryansyah (@H14-ALIF)
Handphone adalah perangkat telekomunikasi
elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional
saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu disambungkan
dengan jaringan telepon menggunakan kabel.
TEKNIK INDUSTRI
Abstrak :
Teknik Industri adalah suatu bidang keilmuan yang mempelajari bagaimana merancang, mengatur dan mengaplikasikan semua faktor-faktor seperti manusia, mesin, metode, material, lingkungan dan analisis keuangan serta kajian manajerial menjadi suatu sistem dalam lingkup yang berhubungan dengan fungsi industri seperti penelitian dasar,
Industri Kreatif untuk Masa Depan
Industri Kreatif bisa disebut juga dengan sebuah aktifitas ekonomi yang
yang terkait dengan menciptakan atau penggunaan pengetahuan informasi. Di
Indonesia Industri Kreatif biasa disebut juga dengan Industri budaya atau
ekonomi kreatif.
Rumah Tahan Gempa
![]() |
| Gambar 1. Mind Mapping |
Sebagian wilayah Indonesia merupakan kawasan
yang mempunyai tingkat ancaman kegempaan yang tinggi. Data yang berhasil
dicatat menunjukkan bahwa rata-rata setiap tahun terjadi sepuluh gempa bumi di
Indonesia yang mengakibatkan kerugian yang cukup besar.
Teknologi Artificial Intelligence (AI)
OLEH:
LU’LU ILMAKNUN
ABSTRAK
Menurut Professor Klaus Schwab dalam bukunya The
Fourth Industrial Revolution, kini dunia sedang berada ditengah-tengah
revolusi industri keempat atau yang juga disebut dengan Industry 4.0.
Setiap revolusi industri tentu saja membawa perubahan besar pada setiap
industri, termasuk juga industri manufaktur. Industri manufactur mengalami
perubahan terbesar dalam kurun waktu lebih dari 100 tahun. Industry
4.0 sendiri didukung oleh beberapa kemajuan baru yang mencakup
manufaktur cerdas, robotika, kecerdasan buatan, dan juga Internet of
Things (IoT). Artikel berikut akan membahas sedikit tentang
industri kecerdasan buatan.
KATA KUNCI: Teknologi Artificial Intelligence (AI)
Teknologi Produksi Bersih dan Sehat
Abstrak
Teknologi zaman sekarang sangatlah berkembang pesat, karena itulah jiwa kompetitif suatu industri sangatlah meningkat. Tetapi harus terus diingat bahwa suatu produk yang dihasilkan industri tetap harus memiliki standar kualitas yang tinggi dan selalu mengingat bahwa kepuasan konsumen adalah yang terpenting. Salah satu kepuasan konsumen yang dapat membuat kualitas industri itu tinggi adalah kebersihan suatu produk yang dihasilkan.
Produksi bersih (Cleaner Production) adalah salah satu strategi yang bisa dilakukan suatu industri untuk mencegah pencemaran limbah dan meningkatkan kualitas produk. Produksi bersih juga berfokus pada usaha pencegahan terbentuknya limbah.
Kata Kunci : Teknologi bersih, Industri bersih, Produksi bersih
Inovasi Ojek Konvensional Melalui Aplikasi berbasis Ojek Online di Indonesia
Oleh : Ghina Rahayu (@H10-Ghina)
Teknologi bukan lagi sebagai pelengkap bisnis,
tetapi sudah menjadi urat nadi sebuah bisnis (Muhammad, 2016). Berbicara
mengenai persaingan bisnis, saat ini bukan hanya berbicara mengenai kompetisi
bisnis dalam negeri, tetapi juga persaingan dengan kompetitor luar negeri yang
berawal dari Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang dimulai awal 2016 ini.
FUNGSI KAMAR MANDI DAN JENISNYA
![]() |
| Gambar 1. Mind Mapping |
Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang penting dalam arsitektur rumah. Kamar mandi tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk membersihkan tubuh saja, namun banyak dimanfaatkan sebagai tempat untuk berelaksasi dan berbagai ide kreatif lainnya yang memanfaatkan kamar mandi di dalam rumah.
TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN
TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN
Dengan
berkembangnya teknologi informasi di perpustkaan, pemakai dapat
memperoleh data melalui media cetak maupun elektronik. Di samping itu,
terjadinya perkembangan yang sangat pesat di dunia ilmu pengetahuan dan
teknologi, juga terpengaruh terhadap kemajuan teknologi informasi
dan komunikasi terutama sejak tahun 1990-an. Perkembangan ini sangat
mempengaruhi aspek kehidupan manusia, termasuk juga perpustakaan.
Teknologi menjanjikan kecepatan dan merupakan salah satu faktor yang
di butuhkan dalam pengolahan informasi.
Oleh
sabab itu ada beberapa alasan mengapa teknologi informasi harus di
terima di perpustakaan sebagaimana yang di kemukakan oleh abdul rahman saleh
antara lain:
Ø 1.Tuntutan terhadap jumlah dan mutu layanan perpusakaan
Ø 2. Kebutuhan untuk mengefektifkan sumberdaya manusia
Menurut
beberapa alasan di atas, maka informasi yang ada di perpustakaan saat ini
Teknologi informasi tidak hanya terbatas kepada buku dan jurnal ilmiah
saja. Informan lain, seperti teknologi informasi oudio visual,
multeknologi informasimedia, bahan mikro, media
opteknologi informasi, dan sebagainya saat ini di koleksi oleh
perpustakaan. Banyak koleksi perpustakaan yang harus di baca dengan teknologi komputer.
Komputer juga dapat melakukan penyimpanan data dokumen dalam jumlah dan jenis
yang sangat besar. Perangkat lunak masa kini sudah dapat mengendalikan jumlah
berkas dan cantuman yang sangat besar dengan kecepatan yang sulit di bayangkan.
Di samping itu, selain kecepatan dalam memperoleh informasi, pemakai juga
membutuhkan kecepatan informasi yang di dapatkan dari perpustakaan.
Sulistyo
Basuki menyebutkan, bahwa faktor
penerapan TIK di perpustakaan adalah :
- Kemudahan mendapatkan produk TI
- Harga semakin terjangkau untuk
mendapatkan produk TI
- Kemampuan dari TI
- Tuntutan masyarakat yang serba
‘klick”,terutama “netizen”
Sementara itu alasan penerapan TIK
di perpustakaan yaitu :
- Mengefektifkan dan mengefisiensikan
kinerja pustakawan
- Meningkatakan mutu layanan pada pengguna
perpustakaan
- Meningkatkan penampilan perpustakaan dan
citra perpustakaan
- Memperluas networking, baik nasional,
regional, maupun global.
Meskipun
banyak kelebihan yang dapat dinikmati dengan adanya kemajuan teknologi
informasi dalam perpustakaan namun ada juga beberapa masalah yang terjadi
akibat teknologi informasi yaitu :
1. Penggunaan komputer yang bertujuan untuk memperingan dan mempercepat pekerjaan, di sisi lain bisa menimbulkan pengangguran, karena beban pekerjaan semakin berkurang dengan adanya komputer
2. Adanya kemungkinan penyalahgunaan data untuk kepentingan pribadi. Kemudahan pengelolaan informasi dalam bentuk pangkalan data memberi peluang untuk memindahkan data yang tadinya milik pribadi atau rahasia dapat diakses oleh orang lain.
3. Perlindungan terhadap hak cipta seseorang sulit diwujudkan. Sebuah karya atau kumpulan data dapat dengan mudah dikopi dan dimiliki oleh orang lain tanpa seizin pemilik informasi tersebut. Terlebih jika tujuannya digunakan untuk mencari keuntungan pribadi.
4. Ketergantungan pada komputer menimbulkan kelemahan bila listrik mati atau komputer terserang virus, maka data tidak dapat diakses
5. Ketidakmampuan sumber daya manusia dalam menguasai teknologi dapat menimbulkan kendala dan memunculkan anggapan bahwa teknologi justru menghambat pekerjaan
1. Penggunaan komputer yang bertujuan untuk memperingan dan mempercepat pekerjaan, di sisi lain bisa menimbulkan pengangguran, karena beban pekerjaan semakin berkurang dengan adanya komputer
2. Adanya kemungkinan penyalahgunaan data untuk kepentingan pribadi. Kemudahan pengelolaan informasi dalam bentuk pangkalan data memberi peluang untuk memindahkan data yang tadinya milik pribadi atau rahasia dapat diakses oleh orang lain.
3. Perlindungan terhadap hak cipta seseorang sulit diwujudkan. Sebuah karya atau kumpulan data dapat dengan mudah dikopi dan dimiliki oleh orang lain tanpa seizin pemilik informasi tersebut. Terlebih jika tujuannya digunakan untuk mencari keuntungan pribadi.
4. Ketergantungan pada komputer menimbulkan kelemahan bila listrik mati atau komputer terserang virus, maka data tidak dapat diakses
5. Ketidakmampuan sumber daya manusia dalam menguasai teknologi dapat menimbulkan kendala dan memunculkan anggapan bahwa teknologi justru menghambat pekerjaan
Tujuan Dari Perpustakaan Teknologi
Informasi adalah:
- Mudah dan cepat dalam mencari informasi yang
dibutuhkan dan diinginkan oleh pengguna sehingga menghemat waktu dan lebih
efektif dalam memperoleh ilmu pengetahuan.
- Koleksi yang disimpan dalam bentuk digital atau
elektronik dapat dirawat jauh lebih lama dibanding sistem penyimpanan non
digital yang banyak dipengaruhi faktor alam, berdampak pada biaya
pengadaan koleksi yang diminimumkan.
- Perpustakaan Digital tidak memerlukan banyak
perangkat seperti video player, tape recorder, microfilm reader dan lain -
lain, dikarenakan hampir semua koleksi telah dikonversikan dalam bentuk
digital yang dapat diakses oleh komputer perpustakaan.
- Dengan koleksi digital perpustakaan lebih mudah
dalam sharing data atau informasi kepada pengguna atau mitra kerja
lainnya.
Kesimpulan
Diera majunya teknologi saat ini bukanlah menjadi hambatan untuk
perpustakaan menjadi lebih maju, justru dengan berkembangnya TIK menjadi
tantangan untuk perpustakaan dan pustakawan untuk memanfaatkan dan
membudidayakannya. Apalagi diperpustakaan Perguruan Tinggi para mahasiswa tentu
banyak yang sudah melek terhadap teknologi, sehinggan memudahkan perpustakaan
untuk memberikan pelayanan informasi secara maksimal dan berkualitas.
Dengan memanfaatkan teknologi tentu bukan hal yang mustahil perpustakaan dapat memberikan pelayanan dan informasi yang tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu. Hal ini tentu akan membuat perpustakaan lebih dikenal dan lebih dekat dengan pemustaka yang pelayanan dan aktivitasnya mampu memuaskan keinginan para pemustaka.
Dan juga diperlukan SDM yang berkompeten serta mampu menguasai perkembangan teknologi. Sehingga perpustakaan tidak akan mati tergerus perkembangan jaman, akan tetapi justru akan maju dengan mengikuti perkembangan jaman yang ada.
Dengan memanfaatkan teknologi tentu bukan hal yang mustahil perpustakaan dapat memberikan pelayanan dan informasi yang tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu. Hal ini tentu akan membuat perpustakaan lebih dikenal dan lebih dekat dengan pemustaka yang pelayanan dan aktivitasnya mampu memuaskan keinginan para pemustaka.
Dan juga diperlukan SDM yang berkompeten serta mampu menguasai perkembangan teknologi. Sehingga perpustakaan tidak akan mati tergerus perkembangan jaman, akan tetapi justru akan maju dengan mengikuti perkembangan jaman yang ada.
Teknologi Genetika dalam Perikanan
Asam deoksiribonukleat, lebih dikenal dengan singkatan DNA (deoxyribonucleic acid), adalah sejenis biomolekul yang menyimpan dan menyandi instruksi-instruksi genetika setiap organisme dan banyak jenis virus. Instruksi-instruksi genetika ini berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi organisme dan virus. DNA merupakan asam nukleat; bersamaan dengan protein dan karbohidrat, asam nukleat adalah makromolekul esensial bagi seluruh makhluk hidup yang diketahui. Tiap-tiap nukleotida terdiri atas salah satu jenis basa nitrogen (guanina (G), adenina (A), timina (T), atau sitosina (C)), gula monosakarida yang disebut deoksiribosa, dan gugus fosfat. Nukleotida-nukelotida ini kemudian tersambung dalam satu rantai ikatan kovalen antara gula satu nukleotida dengan fosfat nukelotida lainnya. Hasilnya adalah rantai punggung gula-fosfat yang berselang-seling. Menurut kaidah pasangan basa (A dengan T dan C dengan G), ikatan hidrogen mengikat basa-basa dari kedua unting polinukleotida membentuk DNA unting ganda.Penelitian mengenai DNA terus berlanjut, pengembangan berikutnya dilakukan oleh Robert Feulgen pada tahun 1914 yang mengemukakan tes warna yang dilakukannya terhadap DNA yang kemudian penelitiannya ini dikenal di kalangan biologi dengan istilah reaksi Feulgen. Pada tahun 1944, Avery, MacLeod dan Mc Carthy mengemukakan bahwa DNA mempunyai hubungan langsung dengan keturunan. Meskipun pada rentang waktu yang jauh sebelumnya, Mendel (1860) juga telah mengemukakan bahwa gereditas itu dipindahkan melalui sel telur dan sperma.
Berangkat dari penelitian ini, penemuan yang cukup besar dilanjutkan oleh james Watson yang berkebangsaan Amerika dan Francis Crick yang berkebangsaan inggris menemukan struktur double helixdari susunan DNA. Keduanya membuat ini berdasarkan hasil foto dengan metode kristalografisinarX yang mereka ambil dari laboratorium Maurice Wilkins yang dibantu oleh Rosalind Franklin. Kebenaran dari teori double helix yang dikemukakan oleh Watson dan Crick ini diperkuat oleh Komberg yang membuat molekul DNA dalam system sel bebas. Sebagai bahan genetic yang lengkap, DNA dipergunakan dalan ilmu kedokteran kehakiman pada tahun 1960-an sekitar tujuh tahun setelah penemuan Watson dan Crick yang pertama kali diterapkan di inggris.
Selain itu, data DNA ini juga bermanfaat untuk monitoring sumberdaya perikanan (Menezes et al., 2006), konservasi (Dizon et al. 1992; Mesquita et al., 2001) dan usaha-usaha budidaya (Liu et al., 1998; Barriga-Sosa et al., 2004) khususnya untuk proses selective breeding. Data genetik ini penting diketahui dalam kaitan untuk menganalisa aliran gen antar populasi, informasi ini akan sangat bermanfaat untuk memelihara karagaman genetik dalam proses kawin silang misalnya (Palumbi and Cipriano, 1998; Prioli et al., 2002). Secara umum individu yang memiliki karagaman genetik yang tinggi akan memiliki tingkat pertumbuhan lebih cepat, angka harapan hidup lebih baik, memiliki fekunditas (jumlah telur) yang lebih banyak dan lebih tahan terhadap kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan dan penyakit (Carvalho, 1993; Dinesh et al., 1996).
Berdasarkan analisis DNA barcoding adalah pada genome yang bersegmen pendek, untuk tujuan tersebut Hebert et al. (2003a) menyarankan menggunakan sekuen suatu gen tunggal mitochondrial DNA yaitu cytochrome oxidase subunit I (COX1) sebagai satu sistim global untuk bio-identification hewan. Frakmen gen COI ini panjang rantainya hanya lebih kurang 650-bp saja. Menurut Ward et al. (2005) frakmen gen COI yang pendek ini sangat cocok untuk membedakan spesies-spesies yang memiliki kekerabatan sangat dekat secara taksonomi, bahkan dapat mengidentifikasi perbedaan sampai tingkatan taksonomi dibawah spesies, misalnya varitas (Rach et al. 2008).
Asia Tenggara diprediksi akan kehilangan 13-42% dari total populasi ikannya, yang mungkin disebabkan oleh kerusakan lingkungan dan pemanasan global (Brook et al., 2003). Oleh karena itu usaha-usaha konservasi atau program manajemen sumberdaya perikanan mutlak diperlukan untuk melindunggi keragaman ikan sebelum kita kehilangan apa yang kita miliki saat ini. Informasi tentang genetika ikan adalah salah satu aspek penting dalam kajian karagaman ikan dalam kaitan untuk menyusun langkah-langkah dan strategi-strategi manajemen dan konservasi yang tepat dan akurat.
Daftar Pustaka
James D. Watson dkk, DNA Rekombinan, ahli Bahasa Wisnu Gunarso (Jakarta: Erlangga, 1988), 8.
Neil A. Campbell et.al., Biologi, alih Bahasa Rahayu Lestari et.al. (Jakarta:Erlangga, 2002), 302.
Taufiqul Hulam, Reaktualisasi Alat Bukti tes DNA Perspektif Hukum Islam dan hukum Positif, (Yogyakarta: UII Press, 2002), 94.
Menezes, M.R., M. Ikeda and N. Taniguchi. 2006. Genetic variation in skipjack tuna Katsuwanus pelamis (L) using PCR-RFLP analysis of the mitochondrial DNA D-loop region. Journal of Fish Biology, 68 (supplement A): 156-161.
Mesquita, N., G. Carvalho, P. Shaw, E. Crespo and M. M. Coelho. 2001. River basin-related genetic structuring in an endangered fish species, Chondrostoma lusitanicum, based on mtDNA sequencing and RFLP analysis. Heredity, 86: 253–264
Liu, Z.J., P. Li, B.J. Argue and R.A. Dunham. 1998. Inheritance of RAPD markers in channel catfish (Ichtalurus punctatus), bule catfish (I. furcatus), and their F1, F2 and backcross hybrids. Animal Genetic, 29 (1):58-62.
Palumbi, S.R. and F. Cipriono. 1998. Species identification using genetic tools: the value of nuclear and mitochondrial gene sequences in whale conservation. Heredity, 89: 459-464.
Hebert, P.D.N., A. Cywinska, S.L. Ball and J.R. de Waard. 2003a. Biological identification through DNA barcodes. Proceeding of Royal Society B, 270: 313-322.
Hebert, P. D. N., S. Ratnasingham and J.R. deWaard, 2003b. Barcoding animal life: cytochrome c oxidase subunit 1 divergences among closely related species. Proceeding of the Royal Society B, 270 (Suppl. 1): S96–S99.
Ward, R.D., T.S. Zemlak, B.H. Ines, P.R. Last and P.D.N. Hebert. 2005. DNA barcoding Australia's fish species. Philosophical Transactions of the Royal Society B, 360: 1847-1857.
Rach, J., R. DeSalle, I. N. Sarkar, B. Schierwater1, and H. Hadrys. 2008 Character-based DNA barcoding allows discrimination of genera, species and populations in Odonata. Proceedings of the Royal Society B, 275: 237–247.
Brook, B.W., N.S. Sodhi, and P.K.L. Ng. 2003. Catastrophic extinctions follow deforestation in Singapore. Nature, 424, 420–423.
TEKNOLOGI PANGAN
TEKNOLOGI
PANGAN
Pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia sehingga pemenuhanya menjadi salah satu hakasasi yang harus dipenuhi secara bersama-sama oleh Negara dan masyarakatnya. Pemrintah Indonesia selalu berupaya utuk mencapai kemakmuran rakyat Indoneisa, salah satunya adalah meningkatkan ketahanan pangan nasional. Dan pangan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Salah satunya adalah beras, di Indonesia beras merupakan salah satu makanan pokok.
Teknologi pangan adalah salah suatu teknologi yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan khusunya setelah panen (pasca panen) guna memperoleh manfaatnya seoptimal mungkin sekaligus dapat meningkatkan nilai tambah dari pangan tersebut.
Kemajuan zaman selalu di barengi dengan adanya kemajuan teknologi. Teknolgi berkembang dengan sangat pesat dalam berbagai bidang kehidupan misalnya bidang industry, pendidikan, pertanian, hingga bidang pangan. Perkembangan teknologi tidak hanya dinikmati oleh kalangan atas atau berpendidikan tetapi merambah sampai pada seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat mempelajari teknologi dari berbagai sumber hingga setiap perkembangan dapat diupdate oleh masyarakat. Salah satunya kemajuan IPTEK ialah dalam bidang ilmu pertanian dan pengolhannya, yaitu ilmu teknologi pangan.
SEJARAH
TEKNOLOGI PANGAN
Sejarah teknologi pangan dimulai pada dekade 70-an,
konflik politik yang berkepanjangan di Indonesia menimbulkan kemerosotan
ekonomi yang tajam dengan ditandai melemahnya nilai mata uang rupiah mencapai
1000%. Kebijakan pemotongan nilai mata uang ternyata tidak efektif dan tetap
melemahkan daya beli masyarakat. Hal ini berakibat pada ketidakmampuan sebagian
masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehingga membeli bahan pangan yang
kurang layak untuk dikonsumsi. Beras sebagai bahan makanan pokok sebagian besar
masyarakat merupakan barang langka dan membutuhkan biaya besar untuk
meperolehnya. Untuk mengatasi kelangkaan beras, Pemerintah Orde Baru melalu
Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA)
mengupayakan untuk menciptakan pembangunan dengan focus utama pada ketersedian pangan. Ketersedian pangan terutama makanan pokok merupakan prasyarat untuk merambah kepada langkah pembangunan selanjutnya.
mengupayakan untuk menciptakan pembangunan dengan focus utama pada ketersedian pangan. Ketersedian pangan terutama makanan pokok merupakan prasyarat untuk merambah kepada langkah pembangunan selanjutnya.
PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI PANGAN
Lalu jika kita perhatikan industry pangan sekarang ini
sanga pesat perkembanganya bukan? Industry pangan menghasilkan berbagai produk
pangan olahan dalam bentuk makanan tradisonal maupun modern. Produksi olahan
pangan ini ditujukan untuk memnuhi kebutuhan pasar, baik pasar lokal maupun
ekspor. Konsumen semakin menuntut mutu dan kesegaran pangan. Konsumen akan
semakin khawatir mengenai kesehatan gizi, kemananan pangan, perhitungan harga.
Dorogan ini menuntut pengembangan produk pangan baru dan inovasi teknologi
pangan dalam mengasilkan beragam jenis dan bentuk pengolahan untuk memenuhi
keinginan konsumen. Tekonologi pangan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan
produk pangan yang aman, bergizi, bermutu, terjangkau oleh daya beli masyarakat
dan mampu bersaing dengan produk pangan sejenisnya. Pelaku industry pangan
harus bertanggung jawab akan kualitas makanan yang diproduksi dengan menjamin
kandungan gizi yang terdapat dalam makanan tersebut sehat untuk dikonsumsi.
DAFTAR
PUSTAKA
Badan Ketahanan Pangan. 2009. Peta Ketahanan
dan Kerentanan Pangan Indonesia. Diakses darihttp://bkp.deptan.go.id/file/petapangan/FSVA_Report.pdf
Langganan:
Postingan (Atom)













