.

Sabtu, 21 Oktober 2017

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PRODUCTIVITY EVALUATION TREE (PET)


PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PRODUCTIVITY EVALUATION TREE (PET)


Pendahuluan


Latar Belakang

            Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang untuk meningkatkan produktivitas kinerja suatu organisasi atau instansi. Oleh karena itu, diperlukan Sumber Daya Manusia yang mempunyai kompetensi tinggi karena keahlian atau kompetensi akan dapat mendukung peningkatan prestasi kinerja karyawan. Selama ini banyak instansi yang belum mempunyai karyawan dengan kompetensi yang memadai, ini dibuktikan dengan rendahnya produktivitas karyawan dan sulitnya mengukur kinerja karyawan.
Produktivitas merupakan salah satu aspek yang menentukan keberhasilan suatu perusahaan dalam persaingan dunia usaha yang semakin ketat. Tingkat produktivitas yang dicapai perusahaan merupakan indicator seberapa efisien perusahaan dalam mengkombinasikan sumber daya ekonomisnya saat ini.  Usaha peningkatan produktivitas harus direncanakan secara baik dan sistematis sehingga berhasil apabila diaplikasikan kedalam suatu perusahaan. Tahap pengukuran, evaluasi, perencanaan dan perbaikan harus disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik masing-masing perusahaan.

Teori

Mengingat persaingan industri sangat ketat, harus pandai dalam menjaga hubungan dengan konsumen agar konsumen tidak pindah ke produsen yang lain. Agar hubungan tersebut berjalan dengan baik maka perusahaan ini selalu berpedoman pada “mutu tinggi, tepat waktu dan efisiensi” dalam memproduksi produk. Perusahaan ini menginginkan adanya suatu perencanaan program-program produktivitas agar dimasa yang akan datang dapat tercapai target produksi dan secara otomatis keuntungan dari perusahaan akan meningkat.

Tujuan Penelitian

Menurut Stoner et al. (1996) penilaian prestasi kinerja adalah proses yang meliputi:
a)      Penetapan standar prestasi kerja
b)      Penilaian prestasi kerja aktual karyawan dalam hubungan dengan standar-standar ini
c)      Memberi umpan balik kepada karyawan dengan tujuan memotivasi orang tersebut untuk menghilangkan kemerosotan prestasi kerja.
Sedangkan yang dimaksud dengan dimensi kerja menurut Gomes (1995: 142) memperluaskan dimensi prestasi kerja karyawan yang berdasarkan:
a.      Quantity work; jumlah kerja yang dilakukan dalam suatu periode waktu yang ditentukan.
b.      Quality of work; kualitas kerja berdasarkan syarat-syarat kesesuaian dan kesiapannya.
c.       Job knowledge; luasnya pengetahuan mengenai pekerjaan dan ketrampilannya.
d.      Creativeness; Keaslian gagasan-gagasan yang dimunculkan dan tindakan-tindakan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang timbul.
e.      Cooperation; kesetiaan untuk bekerjasama dengan orang lain
f.        Dependability; kesadaran dan kepercayaan dalam hal kehadiran dan penyelesaian kerja.
g.      Initiative; semangat untuk melaksanakan tugas-tugas baru dan dalam memperbesar tanggungjawabnya.
h.      Personal qualities; menyangkut kepribadian, kepemimpinan, keramah-tamahan, dan integritas pribadi.

Metode Penelitian

Model productivity evaluation tree (PET) merupakan salah satu metode dalam membuat perencanaan produktivitas jangka pendek dengan menggunkan pohon evaluasi produktivitas. Metode ini merupakan suatu metode yang mengandalkan pada keputusan manajerial terutama dalam mengidentivikasi dan menguji alternatif yang mungkin serta memutuskan alternatif mana yang sebaiknya dilakukan dalam penetapan target produktivitas total dimasa datang. Jadi penetapan tingkat produktivitas dimasa yang akan datang tidak semata-mata hanya berdasarkan hasil peramalan dengan menggunakan data masa lalu. Usaha pengembangan alternatif dan pembuatan pohon evaluasi dapat dilakukan dengan menggunakan dasar kombinasi alternatif dalam peningkatan produktivitas seperti yang dapat dilihat pada gambar

Pada umumnya terdapat 5 strategi yang dapat digunakan dalam menyusun usaha perbaikan produktivitas yaitu:
1.Meningkatkan input dan output, dimana perubahan/peningkatan output > dari pada input.
2.Menurunkan input dan output, dimana perubahan/penurunan input > dari pada output.
3.Input tetap output meningkat.
4.Input turun, output tetap.
5.Input turun, output meningkat.

Hasil Pembahasan

Setelah melakukan pengolahan data dengan menggunakan Productivity Evaluation Tree (PET) Model maka dapat disimpulkan bahwa:
1.      Tingkat produktivitas total sebesar 1,22.
2.      Tingkat produktivitas produk Brighton chair(GC 023 A) pada bulan desember adalah sebesar 1,19.
3.      Alternatif untuk perencanaan produktivitas adalah sebagai berikut:
·         Menurunkan input dengan meningkatkan standart penggunaan bahan baku kayu jati dari 20 % menjadi 30 % dan output diusulkan sama dengan periode yang lalu.
·         Input bahan baku diusulkan sama dengan periode lalu tetapi output diharapkan akan naik dengan peningkatan standart penggunaan bahan baku sebesar 30%.
·         Menstimulasi alternatif 2 dengan melakuka system manajemen pegawai terhadap tenaga kerja agar pekerja dapat termotivasi dalam melaksanakan pekerjaan.
4.      Hasil dari perencanaan peningkatan produktivitas produk GC-023-A tiap alternatif adalah:
·         Alternatif 1, produktivitas sebesar 1,51 dengan Indeks produktivitas 1,268, serta besar perubahan produktivitas 0,32
·         Alternatif 2, produktivitas sebesar 1,50 dengan Indeks produktivitas 1,261,   serta besar perubahan produktivitas 0,31
·         Alternatif 3, produktivitas sebesar 1,58 dengan Indeks produktivitas 1,33, serta besar perubahan produktivitas 0,39

Daftar Pustaka:

Anis, M., Nandiroh, S., & Supriyanto, A. (2007). Usaha Peningkatan Produktivitas dengan Productivity Evaluation Tree (PET) Models. Jurnal Ilmiah Teknik Industri5(3), 106-112. Dari: http://journals.ums.ac.id/index.php/jiti/article/view/1598

ROSYADAH, J. (2012). Pengaruh Disiplin dan Penilaian Prestasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Cabang Cirebon (Penelitian Pada Karyawan PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Cab. Cirebon)(Doctoral dissertation, IAIN Syekh Nurjati Cirebon). Dari: http://repository.syekhnurjati.ac.id/313/1/JAMIATUR%20ROSYADAH_07320092__OK.pdf

Nurmianto, E., & Siswanto, N. (2006). PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN BERDASARKAN KOMPETENSI SPENCER DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Studi Kasus di Sub Dinas Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kota Probolinggo). Jurnal Teknik Industri8(1), pp-40. Dari: http://jurnalindustri.petra.ac.id/index.php/ind/article/view/16500/16492

1 komentar:

  1. Selamat siang kak, ada email yg bisa dihubungi? Saya sedang menyusun TA dan membutuhkan jurnal kakak sebagai jurnal pendukung. Kebaikan kakak akan sangat berarti untuk saya. Terima kasih.

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.