.

Tampilkan postingan dengan label Tugas TA02. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas TA02. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 September 2016

Resensi Buku: Pengantar Teknik Industri


Judul Buku           : Pengantar Teknik Industri
Penulis                  : Sukaria Sinulingga
No. ISBN              : 978-979-756-293-9
Penerbit                : Graha Ilmu
Tahun Terbit        : 2008
Harga                    : Rp 153.800,00
Halaman               : xii + 368 hlm



Pokok Bahasan :

Teknik Industri Sebagai Disiplin Ilmu

      Teknik Industri merupakan salah satu disiplin ilmu yang kurang mendapat perhatian di negara-negara berkembang. Di negara-negara industri maju, walaupun disiplin ilmu ini massih relatif baru telah mendapat tempat terhormat sebagai ilmu yang sangat membantu dalam pemecahan masalah khususnya yang berhubungan dengan perancangan metode dan sistem dalam upaya peningkatan kerja produktif.

      Disiplin ilmu ini sebenarnya telah dikenal cukup lama yaitu sejak awal Abad XX. Pada waktu itu persisnya tahun 1909, scientific management sebuah konsep dasar dari ilmu yang belakangan dikenal sebagai teknik industri telah diperkenalkan oleh Frederick Winslow Taylor yang populer dengan sebutan F.W. Taylor kepada masyarakat industri. Tetapi para ahli yang telah terbiasa dengan cara lama kurang berhasil menciptakan manfaat dari konsep baru tersebut pada kegiatan produksi mereka seperti apa yang diharapkan oleh Taylor. Konsep ini (yang merupakan cikal bakal teknik industri) kemudian memudar samapai beberapa dekade.

      Scientific management yang dikembangkan oleh Taylor pada dasarnya adalah sebuah konsep yang bersifat keilmuan dengan fokus pada peningkatan efisiensi industri seperti perbaikan utilisasi berbagai faktor-faktor produksi terutama pada tenaga kerja. Konsep tersebut secara jelas menggambarkan bahwa efisiensi yang tinggi akan dapat dicapai apabila para manajer produksi melakukan analisis/evaluasi, perbaiakan dan pengukuran operasi produksi.

Definisi Ilmu Teknik Industri

       Bertolak dari perkembangan konsep dan metode dalam peningatan produktivitas kerja terutama scientific management yang dikemukakan oleh F.W. Tylor serta pemahaman bahwa teknik industri adalah bagian dari disiplin ilmu keteknikan maka melalui serangkaian diskusi IIE, diperoleh kesepakatan bahwa disiplin ilmu teknik industri dapat dibedakan dari disiplin ilmu teknik lain dengan mengacu kepada definisi dibawah ini (P.E. Hicks. 1977):

   Industrial engineering is concerned with the design, improvement and installation of integred system of people, materials, and equipment, drawing upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical and social scienes together with the principle and methods of engineerig analysis and design to specify, predict, and evaluate the result to be obtained from such system.

       Definisi diatas menjelaskan bahwa teknik industri berkenaan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi sistem terpadu (integrated system) yang terdiri dari manusia, perlengkapan dan bahan. Dengan demikian, teknik industri adalah disiplin ilmu keteknikan mengenai sistem produksi.

Fungsi Dan Kontribusi Teknik Industri

   Berdasarkan pengamatannya, William Grant Ireson, profesor di bidang Teknik Industri dari Stanford University (USA) dalam International Conference On Industrial Engineering di ATT Bangkok (1980) mengemukakan bahwa fungsi yang tipikal disiplin teknik industri dalam peningkatan kerja dan produktivitas organisasi adalah sebagai berikut:
  • Methods Engineering
  • Production Planning
  • Economic Analysis
  • Statistical Quality Control
  • Personnel Management
  • Operation Analysis

Pemahaman

Teknik Industri Sebagai Disiplin Ilmu

        Disiplin ilmu ini sebenarnya telah dikenal cukup lama yaitu sejak awal Abad XX. Pada waktu itu persisnya tahun 1909, scientific management sebuah konsep dasar dari ilmu yang belakangan dikenal sebagai teknik industri telah diperkenalkan oleh Frederick Winslow Taylor yang populer dengan sebutan F.W. Taylor kepada masyarakat industri. Tetapi para ahli yang telah terbiasa dengan cara lama kurang berhasil menciptakan manfaat dari konsep baru tersebut pada kegiatan produksi mereka seperti apa yang diharapkan oleh Taylor. Konsep ini (yang merupakan cikal bakal teknik industri) kemudian memudar samapai beberapa dekade.

      Scientific management yang dikembangkan oleh Taylor pada dasarnya adalah sebuah konsep yang bersifat keilmuan dengan fokus pada peningkatan efisiensi industri seperti perbaikan utilisasi berbagai faktor-faktor produksi terutama pada tenaga kerja. Konsep tersebut secara jelas menggambarkan bahwa efisiensi yang tinggi akan dapat dicapai apabila para manajer produksi melakukan analisis/evaluasi, perbaiakan dan pengukuran operasi produksi.

     Tahun 1960-an kemudian menjadi saksi terjadinya perubahan pandangan yang sangat signifikan dalam bidang teknik industri sehubungan dengan perkembangan pesat pada bisnis yang secara serius menerapkan konsep scientific management. Beberapa diantara perkembangan yang cukup mendasar (Abdulbhan, P.,1980) ialah:
  • Tumbuhnya kecendrungan perubahan dalam pendekatan bisnis dari pendekatan mikro (operasi produksi) menjadi pendekatan makro (sistem terpadu) sehubungan dengan semakin kompleksnya pengelolaan bisnis dalam menghadapi persaingan .
  • eningkatnya penggunaan metodologi kuantitatif yang memungkinkan seluruh alternatifpmecahan masalah dapat diukur dengan cara yang lebih baik sehingga keputusan (pilihan terbaik) dapat lebih mudah ditetapkan. Metodologi yang dimaksud terutama berhubungan dengan penelitian operasional dan analisis sistem.
  • Pesatnya kemajuan teknologi komputer dan penerapannya dalam berbagai bidang telah memungkinkan penggunaan metode kuantitatif secara intensif dalam pemecahan masalah melalui pendekatan teknik industri.
     Dengan kemajuan-kemajuan diatas, pendekatan teknik industri dalam pemecahan masalah efisiensi industri khususnya tenaga kerja berkembang kearah perancangan kerja (job design), perancangan alat kerja (tool design), perancangan tempat kerja (work place design) dan perancangan alat bantu (productive aid design). Perbaikan produktivitas tenaga kerja dilakukan melalui pendekatan manajemen personalia yang meliputi antara lain perbaikan sistem pengupahan, pelatihan dan pengembangan keterampilan kerja. Karena banyak bersentuhandengan fisik, sifat dan prilaku manusia maka pendekatan teknik industri akhirnya memanfaatkan hasil kerja para psikolog, sosiolog dan fisiolog dalam mempelajari manusia sebagai salah satu elemen pokok dalam sistem produksi.

         Kini bidang teknik industri telah berkembang jauh lebih luas dari keadaan sebelumnya yang hanya bertitik berat pada peningkatan produktivitas tenaga kerja. Ruang lingkup teknik industri telah mencakup perancangan sistem kompleks (compleks system  design). Sistem kompleks ialah sistem industria (Industrial System) yang memiliki elemen dan variabel cukup banayk yng masing-masing berubah dengan waktu. Sudah tentu kinerja teknis dan finansial sistem yang demikian dari waktu ke waktu harus selalu dioptimalkan. Suatu keunikan dari disiplin Ilmu teknik industri dibandingkan dengan disiplin ilmu teknik lain ialah luasnya disiplin ilmu yang dicakup dalam pendekatan teknik industri yaitu kombinasi dari dasar-dasar rekayasa (engineering fundamentals) dengan matematika, metode statistika, psikologi, fisiologi, sosiologi dan ekonomi dalam pembuatan rancangan industrial sistem kompleks (Ireson, W.G. 1980).

Definisi Ilmu Teknik Industri

  1. Teknik Industri adalah disiplin ilmu engineering (kerekayasaan) dan bukanlah sains karena disiplin ilmu teknik industri berkenaan deengan perancangan (design), perbaikan (improvement) dan penginstalasian (installation) yang kegiatannya adalah ciri khas ilmu keteknikan.
  2. Teknik industri berkenaan dengan sistem integral  (intergrated system) yang terdiri dari unsur mesin/peralatan, unsur material dan unsur peralatan. Bahkan dalam perkembangannya akhir-akhir ini berbagai unsur penting lainnya yaitu energi dan informasi telah dimasukkan sebagai komponen dari sistem integral yang dimaksud.
  3. berdasakan butir 1 dan 2 diatas terlihat jelas bahwa dasar keilmuan teknik industri adalah multi disiplin tidak seperti disiplin ilmu engineering lainnya seperti teknik sipil, teknik mesin atau teknik elektro karena teknik industri tidak bertumpu pada ilmu matematika dan ilmu fisika tetapi juga ilmu sosial seperti ilmu manajemen, psikologi, dan ilmu ekonomi.
  4. Tidak berbeda halnya dengan para lulusan dari disiplin ilmu engineering lai, para lulsan teknik industri harus memiliki kemampuan dalam memahami dan memanfaatkan metode analisis dan perancangan kerekayasaan agar dapat menetapkan spesifikasi, memprediksi dan mengevaluasi hasil yang akan diperoleh dari sistem integral yang dirancang, diperbaiki dan diinstalasi.

Fungsi Dan Kontribusi Teknik Industri

  • Methods Engineering
Melakukan studi waktu serta analisis secara mendalam terhadap pekerjaan-pekerjaan guna perbaikan prosedur peralatan dan tempat kerja serta memperlambat terjadinya kelelahan dalam bekerja.
  • Production Planning
Melakukan perencanaan awal untuk perbaikan datadan setiap langkah pengendalian operasi manufakturing, penentuan spesifikasi mesin-mesin dan alat bantu produksi, penjadwalan operasi dan pembuatan perintah kerja di lantai pabrik.
  •  Economics Analysis  
Melakukan analisis ekonomi dari setiap alternatif keputusan yang dibuat guna memudahkan pemilihan keputusan yang lebih tepat.
  • Statistical Quality Control  
Melakukan pengendalian khusus mutu proses dan reliability produk untuk menekan variabilitas pada proses dan menjamin kesesuaian produk dengan spesifikasi pada waktu pengiriman pada pelanggan.
  • Personnel Management      
Melakukan perencanaan, analisis dan perbaikan pada sistem pengupahan, hubungan industrial, standar-standar kerja untuk mengembangkan keharmonisan kerja guna meningkatan produktivitas  dan kesejahteraan karyawan.
    • Operation Analysis
    Melakukan studi analitikal yang mendetail terhadap setiap masalah yang ditemukanoleh menajemen misalnya studi alternatif dalam penggantian teknologi proses, peningkatan kapasitas produksi dan lain-lain.

        Fungsi-fungsi diatas memperlihatkan bahwa profesi teknik industri memiliki kontribusi besar dalam perbaikan sistem produksi sehingga dibutuhkan tidak hanya dalam peningkatan utilisasi sumberdaya produksi pada organisasi tetapi juga dalam pembangunan ekonomi khususnya di negara-negara berkembang yang sumberdaya produksinya sangat tebatas.

    Komentar

    Kelebihan:
    • Hadirnya buku ini dapat memotivasi para pembaca dan masyarakat yang masih kabur pemahamannya tentang disiplin ilmu Teknik industri (yang meliputi kekhasan sebagai ilmu engineering).
    • Buku ini cocok bagi para pembaca yang ingin mengenal lebih dalam tentang Ilmu Teknik Industri.
    • Buku ini juga tidak hanya fokus kepada pemahaman sendi-sendi disiplin lmu teknik industri saja, tetapi juga meliputi tentang ruang lingkup, metode dan pendidikan teknik industri serta kemampuan khas yang dimiliki oleh seorang sarjana Teknik Industri.
    Kekurangan:
    • Kurang disertai ilustrasi gambar, sehingga para pembaca  tidak cukup mudah untuk  memahami maksud isi buku tersebut.
    • Buku tersebut terkesan "mahal". (Kita tampaknya perlu tahu, di zaman knowledge economy seorang penulis akan "makin dihargai" sehingga tidak takut dan ragu, sebab menulis dan mengarang dapat menompang hidup.

    RENSENSI BUKU ANALISIS KELAYAKAN PABRIK



    Judul Buku   : Analisi Kelayakan Pabrik
    Penulis           : M.Sayuti
    Penerbit        : Graha Ilmu
    Tahun Terbit: 2008
    Cetakan         : 1
    No.ISBN        : 978-979-756-297-7
    Halaman       : x+158

    ANALISIS ASPEK LEGAL DAN LINGKUNGAN

    RESENSI BUKU ETIKA MEMBANGUN MASYARAKAT ISLAM MODERN





    Judul Buku       : Etika Membangun Masyarakat Islam Modern
    Penulis : Srijanti, Purwanto S.K, Wahyudi Pramono
    Penerbit          : Graha Ilmu

    PERENCANGAN & PENGENDALIAN PRODUKSI



    Judul buku                   : PERANCANGAN & PENGENDALIAN PRODUKSI
    Penulis                         : Arman Hakim Nasution & Yudha Prasetyawan
    Penerbit                      : GRAHA ILMU
    Tahun                          : 2008
    ISBN                             : 978-979-756-365-3
    Halaman                     : X+442
    Harga                          : Rp -

    Resensi etik dan profesional sarjana



     oleh : Eva pebrianty purnama

    RESENSI BUKU ETIK dan PERILAKU PROFESIONAL SARJANA






    OLEH : SINTA DEWI SIREGAR

    Resensi Buku Analisis Kelayakan Pabrik




    Judul buku                   : Analisis Kelayakan Pabrik
    Penulis                         : M. Sayuti
    Penerbit                      : GRAHA ILMU
    Tahun                          : 2008
    ISBN                             : 978-979-756-297-7
    Halaman                     : X+158
    Harga                          : Rp 74.800,00

    RESENSI BUKU KETEKNIKAN (SCHAUM’S OUTLINES – FISIKA UNIVERSITAS


    Hasil gambar untuk schaum's outlines fisika universitas
    Oleh : Nur Afni Indah Rismawati

    Kali ini saya akan meresensi buku yang sudah pernah saya baca dan gunakan. Buku tersebut berjudul Scahum’s Outlines – Fisika Universitas.

    Resensi Buku Ekonomi Teknik


    Judul Buku                : Ekonomi Teknik
    Penulis                       :  Drs. M. Giatman, MSIE
    Editor                         :  Ir. Drs. H. Arson Aliludin, S.E, DEA
    Penerbit                     :  PT. RAJAGRAFINDO PERSADA
    Tahun Terbit             :  2007
    Jumlah Bab               : 8 Bab
    Jumlah Halaman      : 212 Halaman

    Resensi Buku Perencanaan dan Pengendalian Produksi


    Judul buku                  : Perencanaan dan Pengendalian Produksi
    Penulis                        : Arman Hakim Nasution
    Yudha Prasetyaman
    Penerbit                       : Graha Ilmu
    Tahun terbit                 : 2008
    Cetakan                       : I
    No.ISBN                     : 978-979-756-365-3
    Halaman                      : X + 225

    Rabu, 14 September 2016

    Resensi Buku Pengantar Teknik Industri



    Judul Buku      : Pengantar Teknik Industri
    Penulis             : Amin Syukron; Muhammad Kholil
    Penerbit           : Graha Ilmu
    Tahun Terbit    : 2014
    No. ISBN        : 978-602-262-193-5
    Cetakan           : I
    Halaman          : vii + 315

    resensi buku Etika dan Perilaku Profesional Sarjana

    oleh : Fera Fitria

    Judul Buku      : Etika dan Perilaku Profesional Sarjana
    Penulis            : Ir. Primi Artiningrum, M.Arch.
                              DR. Augustina Kurniasih, ME.
                              DR. Arissetyanto Nugroho, MM.
    Penerbit           : Graha Ilmu
    Tahun Terbit    : 2013
    Cetakan          : I
    No. ISBN         : 978-979-756-934-1
    Halaman         : 171



    Pokok Pembahasan

    Kepemimpinan dan Kerjasama Tim
    Dalam berkehidupan, seperti juga kehidupan para semut, manusia tidak bias hidup sendiri. Dapat dilihat juga dalam contoh kasus tim nasional sepak bola Spanyol serta manusai satu membutuhkan manusai yang lainnya, demikian pula sebaliknya, sehingga pada akhirnya beberapa manusia yang saling membutuhkan dan memiliki kesamaan tujuan akan hidup secara berkelompok. Hal ini disebabkan karena secara alamiah manusai adalah makhluk social yang akan selalu hidup dalam kelompok-kelompok. Kelompok-kelompok terbentuk berdasarkan berbagai maksud dan tujuan. Dalam satu kelompok terdapat beberapa anggota yang masing-masing memiliki kemampuan yang berbeda yang biasanya salign bersinergi untuk mencapai tujuannya. Kelompok-kelompok seperti ini kemudian disebut dengan tim.

    1.     Pengertian Kepemimpinan
    Dalam bahasa inggris kepemimpinan disebut ‘Leadership’. Leadership memiliki arti yang luas meliputi ilmu tentang kepemimpinan, ciri kepemimpinan, teknik kepemimpinan, seni memimpin (Iensufiie, 2012). Menurut Getol, 2012, kepemimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi sekelompok orang yang memiliki kebutuhan yang sama dan mengarahkan mereka agar mereka bersedia melakukan pekerjaan sesuai dengan pengarahannya dan pada akhirnya mencapai tujuan yang sudah ditetapkan bersama-sama tersebut.
    Iensufiie juga menyebutkan bahwa Pemimpin merupakan salah satu komponen dalam struktur kepemimpinan. Komponen tersebut terdiri dari :
    A.     Pemimpin
    B.     Kemampuan menggerakan
    C.     Pengikut
    D.    Tujuan yang baik
    E.     Organisasi
    2.     Sifat-sifat Pemimpin
    1)   Memiliki visi atau pandangan jauh kedepan,
    yang menjadi cita-cita organisasi yang harus dicapai .
    2)   Memiliki sprit (semangat)
    Pemimpin haruslah memiliki semangat.
    3)   Memiliki integritas
    Integritas adalah sikap jujur , konsisten, komitmen, berani dan dapat dipercaya.
    4)   Memiliki kemampuan berorganisasi
    Dalam mewujudkan visi dan cita-cita organisasi seorang pemimpin dibantu oleh anggota tim atau kelompok atau organisasi.
    5)   Bersikap obyektif
    Pemimpin di tuntut untuk mengambil keputusan berdasarkan data dan fakta bukan berdasarkan emosi.
    6)   Kreatif
    Pemimpin harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas tentang berbagai hal.
    7)   Mampu menyusun Skala Prioritas
    Dalam pencapaian tujuan banyak hal yang harus dilakukan.
    8)   Mampu menjadi Pembimbing
    Anggota organisasi terdiri dari banyak orang dengan kompetensi yang berbeda-beda dan karakter yang berbeda-beda pula.
    3.     Peran dan Tanggung Jawab Pemimpin
    Dalam memimpin organisasi baik berupa perusahaan, organisasi social, organisasi kemahasiswaan, organisasi politik, organisasi lainnya. Pemimpin memiliki peran dan tanggung jawab dalam hal-hal sebagai berikut ;
    a.     Pengambilan keputusan
    b.     Mendelegasikan tugas dan wewenang
    c.      Melakukan pengawasan
    d.     Mengembangkan partisipasi anggota
    e.     Melakukan evaluasi
    f.      Menunjukkan perhatian kepada anggota organisaasi
    4.     Pengertian tim dan kerjasama tim
    Tim adalah suatu unit yang terdiri atas dua orang atau lenih yang berinteraksi dan mengkoordinasi kerja mereka untuk tujuan tertentu (widiastutidyah, 2011).
    5.     Sinergi
    Sinergi adalah penggabungan berbagai kekuatan atau potensi menjadi satu kekuatan yang baru dan hebat.
    PEMAHAMAN
    Kepemimpinan adalah kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan sesuatu atau tidak mangerjakan sesuatu. Seseorang dikatakan apabila dia mempunyai pengikut atau bawahan.Bawahan pemimpin ini dapat disuruh untuk mengerjakan sesuatu atau tidak mengerjakan sesuatu dalam mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Semakin tinggi kedudukan seorang pemimpin dalam organisasi maka semakin dituntut daripadanya kemampuan berfikir secara konsopsional strategis dan makro. Semakin tinggi kedudukan seseorang dalam organisasi maka ia akan semakin generalist, sedang semakin rendah kedudukan seseorang dalam organisasi maka ia menjadi spesialis.
    SARAN

    Kepemimpinan yang baik tidak harus terpaku pada apa yang sudah ditentukan, kunci keberhasilan seorang pemimpin hanyalah menjaga kepercayaan para pengikut dan mengunakan kekuasaan itu dengan sebenar-benarnya. Jadi hendaklah kita yang merupakan calon-calon pemimpin ini menggunakan hati, pikiran dan segala usaha untuk memajukan apa yang kita pimpin dan bukan untuk kepentingan pribadi semata.

    Resensi Buku English at Work



    Judul Buku           : English at Work
    Penulis                 : Richard Shearn, Andrew Ferris, Greg Tackett
    Penerbit                : Cengage  Learning
    Tahun Terbit        : 2016
    Tebal                    : 152 Halaman
    Harga                   : Rp 120.000,00

           








       Pada saat ini Bahasa Inggris sangat diperlukan dalam segala bidang, terlebih lagi Bahasa Inggris adalah Bahasa International. Industri termasuk didalamnya karena seluruh kegiatan industri biasanya menggunakan Bahasa Inggris, bahkan metode-metode dalam penerepan industri menggunakan Bahasa Inggris, jadi menurut saya itu sudah cukup menjadi alas an penting untuk saya meresensi buku ini.
    Pokok – Pokok Bahasan
              Pembahasan pada buku ini sangat rapi, karena materi-materi pelajaran yang harus di pelajari tiap babnya berkelanjutan. Lebih bagusnya lagi dari buku ini adalah materi-materinya up to date sesuai apa yang terjadi di sekitar khususnya dalam ruang lingkup industry. Buku ini sangat mendukung dan membantu mahasiswa dalam mempelajari Bahasa Inggris yang baik dan benar untuk dipakai di lingkungan kerja nantinya.
    Kelebihan dan Kekurangan Buku
    Sebagaimana suatu hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari buku ini.
    Kelebihan Buku :
    ·        Buku ini sudah cukup lengkap dan informatif
    ·        Cetakan dalam buku sangat jelas dan di lengkapi warna
    ·        Materinya sangat rapi
    Kekurangan Buku :
    ·        Buku ini harusnya di lengkapi oleh kaset untuk bahasan Listening
    ·        Kurangnya soal-soal Latihan


    Kesimpulan
    Berkaitan tentang pendapat atau tanggapan pribadi terhadap isi buku, dapat saya simpulkan antara lain berikut.
    1.     Buku ini secara keseluruhan sudah sangat baik
    2.     Di  zaman yang serba Bahasa Inggris ini,buku ini merupakan pengantar yang sangat baik untuk menunjang kehidupan di dunia kerja nanti, khususnya Industri
    3.     Dalam buku ini tidak terdapat banyak contoh soal dan tidak di lengkapi CD untuk materi Listening
    4.     Untuk tampilan buku ini sudah sangat baik karena penuh warna sehingga menarik dan tidak membosankan.




    Resensi Buku Pengantar Teknik Industri


    Judul Buku       : Pengantar Teknik Industri
    Penulis              : Amin Syukron dan Muhammad Kholil
    Penerbit            : Graha Ilmu
    Tahun Terbit     : 2014
    Cetakan            : I
    No. ISBN          : 978-602-262-193-5
    Halaman            : ix+315



         •        Pokok Bahasan
    Aktivitas produksi sebagai suatu bagian dari fungsi organisasi perusahaan bertanggungjawab terhadap pengolahan bahan baku menjadi produk jadi yang dapat dijual. Untuk melaksanakan fungsi produksi tersebut, diperlukan rangkaian kegiatan yang akan membentuk suatu sistem produksi.


    Output dari suatu proses dalam sistem produksi dapat berbentuk barang atau jasa biasa disebut dengan produk. Barang adalah benda-benda yang berwujud dari hasil proses produksi, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Jasa adalah suatu barang yang tidak berwujud dari hasil proses produksi, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
    1.         Siklus Aktivitas Manufaktur
    Berbeda dengan sistem produksi, sistem manufaktur mempunyai cakupan yang lebih luas dari sekedar input, proses, dan output meliputi serangkaian proses yang lebih dari mulai konsumen sampai pemasok. Mulai dari:
    -           Pemasaran dan penjualan
    -           Perancangan produk
    -           Teknik industry
    -           Perencanaan dan pengendalian produksi
    -           Proses manufacturing
    -           Pengendalian kualitas
    -           Pengiriman dan pengendalian kualitas

    2.         JUST IN TIME (JIT)
    Tujuan JIT adalah meningkatkan keuntungan dengan mereduksi biaya dan meningkatkan kualitas. Disamping itu prinsip-prinsip JIT adalah:
    1)         Simplification, merupakan salah satu tools just in time dalam penyederhanaan proses yang ada,
    2)         Cleanliness dan Organization, merupakan aturan dalam organisasi dan perusahaan,
    3)         Visibility, membuat agar kesalahan terlihat,
    4)         Cycle time, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu produk,
    5)         Agility, kekuatan dalam pembuatan produk,
    6)         Variability Reduction, kemampuan mengurangi hal-hal yang tidak diperlukan,
    7)         Measurement, pengertian akan proses keseluruhan.

    3.         PULL PRODUCTION SYSTEM



    4.         Sistem Produksi Berdasarkan Kanban
    Kanban berarti sinyal, yang merupakan sebuah konsep berhubungan dengan Lean Manufacturingdan Just In Time (JIT). Menurut pencetusnya, Taiichi Ohno, kanban merupakan salah satu cara untuk mencatat JIT. Kanban bukanlah sistem pengontrol persediaan, namun merupakan sistem pengaturan yang membantu menentukan apa, kapan, dan berapa banyak sebuah produk harus dibuat.

                 Pemahaman
    Efektivitas, efisiensi dan produktivitas merupakan kunci utama dari keberhasilan suatu proses produksi. Dari buku Pengantar Teknik Industri karangan Amin Syukron dan Muhammad Kholil tersebut secara menyeluruh membahas metode-metode dalam industri manufaktur. Banyak teori, konsep, proses dalam keilmuan teknik industri yang dibahas dalam buku ini. Pembahasan mengenai kualitas dan kuantitas juga banyak diungkap dan dijabarkan dalam buku ini.

         •        Kesimpulan
    Buku ini dapat dijadikan buku pembelajaran bagi Mahasiswa Teknik Industri, karena benar-benar membahas tentang keilmuan Teknik industri mulai dari bidang manufaktur, ergonomi, dan lain-lain. Didalamnya juga terdapat konsep, teori dari para ilmuwan bidang teknik industri, alur-alur yang menunjukkan proses barang mentah sampai menjadi barang jadi. Akan tetapi masih banyak terjadi kesalahan pengetikan kata.