.

Jumat, 16 September 2016

RESENSI BUKU PENANGANAN LIMBAH INDUSTRI PANGAN

RESENSI BUKU PENANGANAN LIMBAH INDUSTRI PANGAN




Identitas Buku
Judul Buku                  : Penanganan Limbah Industri Pangan.
Penulis                         : Betty Sri Laksmi Jenie dan Winiati Pudji Rahayu
Penerbit                       : Kanisius 
Tahun terbit pertama   : 1993
Cetakan                        : 9, 10 dan 11 ( 2006 dan 2007 )
No. ISBN                     : 979-413-769-3
Jumlah Halaman          : 184 hlm.
Dimensi buku               :148x210 mm

Riwayat Penulis   
Prof. Betty Sri Laksmi Jenie
Prof. Betty Sri Laksmi Jenie, dilahirkan di Surakarta, Jawa Tengah. Merupakan kakak dari Prof Said Djauharsjah Jenie yang merupakan salah satu orang terpenting dalam pengembangan pesawat nasional N250.
* Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta), Institut Pertanian Bogor (IPB) dan saat ini berkaya sebagai dosen dengan pangkat Pembina Utama Madya (Gol IVd) pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP), Fateta, IPB
* Advisory Board PATPI (Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia) (2004 s/d sekarang) dan Ketua Yayasan Srikandi untuk Keamanan
Pangan (2000 s/d sekarang).
* Aktif sebagai pembicara/moderator dalam berbagai seminar nasional dan internasional (WHO,Jerman; IFT, USA; PT Yakult, Jepang; PT Danone, Jakarta; Asean Food Conference, Jakarta; Seameo, UI, Jakarta; Seafast Center,Jakarta) yang terkait dengan aspek, keamanan pangan, probiotik dan mutu mikrobiologis pangan.

Prof. Dr. Ir. Winiati P. Rahayu
Prof. Dr. Ir. Winiati P. Rahayu, dilahirkan di Malang, Jawa Timur.
* Meraih gelar Magister dan PhD di Institut Pertanian Bogor
* Sebagai Dosen dan anggota Dewan Guru Besar di Institut Pertanian Bogor Jurusan Ilmu Pangan dan Ketahanan Pangan
* Anggota dari Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia dan Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia ( PERMI )

SINOPSIS
Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan daya konsumsi pangan di Indonesia maka hal ini diiringi dengan  berkembang nya industry pangan di Indonesia, seperti penambahan daya produksi dan pemanfaatan bahan baku. Namun dengan semakin bertambahnya daya produksi, hal ini diiringi dengan semakin bertambahnya jumlah sisa bahan atau limbah yang dihasilkan. Seperti yang kita ketahui, hamper semua proses produksi dimana 20% nya adalah sisa / limbah yang dihasilkan. Hal ini dapat dicegah dengan beberapa penanganan berikut :
1) pencegahan terbentuknya limbah yang berlimpah dengan cara mempraktekkan teknologi proses yang lebih efisien,
 2) pelaksanaan proses daur ulang limbah yang dihasilkan atau memanfaatkan limbah sebagai bahan baku industri lainnya, dan
3) perbaikan kualitas limbah yang dihasilkan melalui proses pengolahan limbah yang sistematis.




Limbah yang dihasilkan umumnya yaitu berbentuk padat dan cair, dimana khusus untuk limbah cair terdapat parameter hasil yang dapat dijadikan patokan untuk dapat dibuang  yaitu bentuk limbah tersebut terlarut atau tersuspensi. Parameter penilaian limbah organik antara lain adalah padatan tersuspensi, alkalinitas, nitrogen organik, nilai fenol, kadar logam dan nilai BOD serta COD. BOD (Biological Oxygen Demand) adalah kebutuhan oksigen biokimiawi bagi proses deoksigenasi limbah dan COD (Chemical Oxygen Demand) adalah kebutuhan oksigen kimiawi bagi proses deoksigenasi limbah. Nilainya masing-masing harus mencapai 30 mg/l dan 80 mg/l sebelum dapat dibuang di lingkungan. Aturan mengenai penanganan limbah dan pengukurannya dapat dilihat pada SNI Indonesia, dan yang terbaru adalah SNI 6989-59.2008 mengenai Air dan Air Limbah.

Dibuku ini kita akan membahas hal berikut :

-        Sifat limbah industri pangan
-        Limbah industri berbahan baku daging, ungags, susu, hasil laut, buah dan sayur
-        Prinsip dasar penanganan limbah dalam industri pangan
-        Penanganan pendahuluan (pre treatment), primer (primary treatment), sekunder (secondary treatment) dan tertier (tertiary treatment)
-        Recyling air limbah dengan teknologi Membrane

Salah satu plant pengolahan limbah susu / dairy di pabrik


KELEBIHAN BUKU
1.      Artikel di dalam buka sangat detail dan penjelasannya sangat mudah untuk dipahami untuk pemula yang baru belajar di dunia Waste Treatment.
2.      Terdapat beberapa lampiran gambar yang memberi penjelasan teori dengan tabel.
3.      Teori yang disampaikan terasa sangat nyata dengan apa yang terjadi di lapangan.
KEKURANGAN BUKU
1.      Kurangnya gambar atau ilustrasi aplikasi dari teori dan treatment yang dijelaskan.
2.      Hasil studi sudah tidak dapat dijadikan referensi karena perubahan jaman, treatment, jenis limbah, cuaca. Perlu nya referensi atau hasil studi yang lebih baru, dikarenakan buku ini pertama kali diterbitkan tahun 1993 maka beberapa artikel sudah tidak dapat dijadikan referensi.
3.      Cover dan cetakan buku kurang menarik, perlunya didesain ulang dan dicetak ulang dengan gaya jaman sekarang. Agar dapat menarik pembaca pemula.

KESIMPULAN
Buku ini dapat dijadikan referensi bagi pemula ataupun para pembaca yang ingin menambah pengetahuan penanganan limbah industry, tepatnya limbah pangan. Namun buku ini perlu di desain ulang agar dapat mengikuti selera pembaca sekarang. Namun terlepas dari hal itu, buku ini wajib dimiliki oleh semua pelaku yang berkecimpung dalam dunia pengolahan limbah, baik itu waste water mau pun waste goods.

Terima kasih

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. @B14-Haelis

    Begitu banyak industri pangan yang ada di Indonesia menghasilkan limbah yang dapat mencemari lingkungan. Artikel ini mampu memberikan referensi buku tentang penanganan limbah industri pangan. Artikel ini menejlaskan tentang jenis limbah dan analisanya, tetapi tidak menjelaskan darimana asal limbah tersebut. Sebaiknya artikel ini juga membahas darimana limbah industri pangan berasal, apakah dari sisa proses produksi atau dari kegiatan rumah tangga atau domestik.
    Terimakasih

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.