.

Jumat, 09 September 2016

INDUSTRI MANUFAKTUR




Industri manufaktur sangat berkembang pesat di dunia saat ini. Manufaktur merupakan suatu cabang industri yang mengaplikasikan mesin, peralatan, tenaga kerja, dan proses suatu kegiatan yang dapat mengubah bahan mentah menjadi barang jadi dan siap jual. Menurut Heizer, dkk (2005), manufaktur berasal dari kata manufacture yang berarti membuat dengan tangan (manual) atau dengan mesin sehingga menghasilkan sesuatu barang. Manufaktur dalam arti luas merupakan proses menubah bahan baku menjadi sebuah produk. Pengertian manufaktur juga dapat diartikan sebagai proses fisik dalam produksi barang non jasa. Proses manufaktur meliputi perancangan produk, pemilihan material atau bahan produksi, dan tahap-tahap proses dalam pembuatan sebuah produk.
A. SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Secara umum, sistem informasi yang digunakan dalam perusahaan manufaktur memilih system informasi akutansi yang lengkap. Perusahaan manufaktur biasanya menggunakan system informasi yang menyediakan data inputbagi aplikasi manufaktur itu sendiri. Biasanya terdapat terminal yang ditempatkan di seluruh pabrik yang berguna untuk mencatat seluruh kegiatan pekerja manufaktur dan sumber daya mesin ketika bahan baku diproses menjadi barang produksi. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa system informasi dalam perusahaan manufaktur dibuat secara terperinci.
B. LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Laporan keuangan perusahaan manufaktur hampir sama dengan laporan keungan yang dimiliki oleh perusahaan dagang pada umumnya. Hanya ada perbedaan yang terdapat di laporan keuangan antara perusahaan dagang secara umum dan perusahan manufaktur. Perbedaannya terletak pada bagian aktiva lancar di neraca dan harga pokok penjualan di laporan laba ruginya.
C. KLASIFIKASI PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Dalam proses perusahaan manufaktur, terdapat beberapa klasifikasi persediaan yang sangat penting. Klasifikasi ini dapat mempengaruhi proses produksi suatu barang yang nantinya akan dipasarkan ke masyarakat luas. Berikut adalah beberapa klasifikasi persediaan dalam perusahaan manufaktur yaitu:
1.      Persediaan Bahan Baku
Bahan baku merupakan suatu hal yang paling penting dalam sebuah proses produksi. Bahan baku yang tersedia dalamsebuah perusahaan nantinya akan diolah melalui proses produksi, sehingga akan menjadi barang setengan jadi atau barang jadi sesuai dengan kegiatan perusahaan. Besarnya jumlah persediaan bahan baku ini dipengaruhi oleh perkiraan produksi, pengadan pemasok yang bisa dipercaya, dan peningkatan efisiensi penjadwalan produk jadi yang akan dibeli oleh pelanggan.
2.      Persedian Barang dalam Proses
Persediaan barang dalam proses adalah persediaan barang yang masih memerlukan proses produksi untuk menjadikannya sebagai barang jadi. Persediaan barang dalam proses ini sangat dipengaruhi oleh lamanya produksi.Artinya waktu yang dibutuhkan sejak bahan baku masuk ke proses produksi sampai dengan waktu penyelesaian barang jadi mempengaruhi persediaan barang yang sedang di proses.
3.      Persediaan Barang Jadi
Persediaan barang jadi merupakan barang hasil produksi dalam bentuk finansial, sehingga barang hasil tersebut bisa segera dijual. Pada persediaan barang jadi di sini, besar kecilnya jumlah persediaan barang yang akan dijual merupakan masalah koordinasi antara divisi produksi dan penjualan di perusahaan manufaktur. Halinilah yang menjadi sebuah hubungan dan keterkaitan setiap divisi dalam sebuah perusahaan manufaktur.
D. SISTEM DALAM MANUFAKTUR
Sistem manufaktur adalah kumpulan dari beberapa material, seperti peralatan, mesin, produksi, pemindahan material, dan system computer yang menjadikannya sebuah ketetentuan sendiri. Sistem manufaktur juga memiliki fungsi untuk menjalankan satu atau beberapa proses operasi pada suatu bahan material. Hal ini juga berlaku pada bahan baku setiap bagian-bagian proses, sehingga membentuk suatu barang jadi yang layak untuk dipasarkan. Dalam pelaksanaannya, system manufaktur ini memiliki komponen-komponen yang membangun setiap proses produksi dapat berjalan.

Sistem adalah suatu kelompok elemen yang berinteraksi atau saling tergantung secara teratur yang membentuk satu kesatuan menuju pencapaian suatu tujuan (APICS, 1998; Nauhria and Prakash, 1995). Berikut adalah beberapa komponen sistem manufaktur:
1.      Mesin Produksi
Mesin produksi merupakan mesin yang digunakan dalam proses-proses produksi yang menunjang pemrosesan hasil produksi tersebut. Pada umumnya, mesin produksi ini diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian, di antaranya adalah:
·         Manually Operated Machine, yaitu mesin yang dioperasikan oleh pekerja. Mesin di sini ditempatkan sebagai pemberi power atau tenaga untuk dioperasikan dan pekerja bertugas sebagai pemberi control pada mesin tersebut.
·         Semi Automated Machine, yaitu mesin yang dioperasikan dengan suatu kontrol program dan pekerja melakukan pekerja lain atau menunggu dalam setiap work cycle.
·         Full Automated, yaitu mesin yang dapat dalam periode waktu yang lama tanpa perlu perhatikan dari seorang pekerja. Pekerja diposisikan pada interval waktu yang sudah ditentukan. Biasanya pekerja dibutuhkan setelah mesin beroperasi setiap 10 atau 100 cycle.
2.      Material Handling System
Dalam komponen sistem manufaktur, terdapat komponen yang merupakan proses pemindahan bahan baku atau material yang digumakan dalam suatu produksi dengan tepat atau yang disebut  dengan material handling system. Material handling system ialah sistem yang meliputi aktivasi pemindahan suatu material dengan metode yang sesuai dengan prosedur.
3.      Computer System
Computer system merupakan komponen dalam sistem manufaktur yang penting adanya. Sistem computer ini digunakan untuk mengendalikan semua peralatan semi automated dan automated. Selain itu, system komputer juga digunakan untuk mengkoordinasikan dan memanage system manufaktur secara keseluruhan. Fungsi sistem manufaktur ini juga digunakan untuk menginstruksikan seluruh pekerja, jadwal produksi, mendiagnosa atau menentukan kemungkinan kegagalan, memeriksa kualitas atau quality control, dan material handling system control.

Referensi

1 komentar:

  1. @B05-LUTFI
    buku ini bagus untuk di baca karena disamping memperoleh pengetahuan tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana industri manyfaktur itu.

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.